Matatelinga.com, Sebuah insiden perbatasan antara Korea Selatan dan Korea Utara (Korsel dan Korut) pada Jumat, 27 Mei 2016 kemarin, berbuah peringatan dan ancaman dari pihak Pyongyang.Disebutkan pada Jumat pagi kemarin, sebuah kapal patroli dan sebuah kapal nelayan Korut dilaporkan melintasi perbatasan maritim Korut-Korsel, hingga berujung pada dimuntahkannya beberapa tembakan peringatan dari kapal Angkatan Laut (AL) Korsel.Insiden ini memicu kemarahan Pyongyang dan otoritas militer Korut – Angkatan Bersenjata Rakyat Korea (KPA), melontarkan ancaman penenggelaman kapal Korsel.Melalui pernyataan resminya, militer Korut siap menembak kapal Korsel jika mereka melintasi perbatasan Korut meski hanya 0,001 milimeter!Di sisi lain militer Korut juga menambahkan bahwa insiden kemarin merupakan satu provokasi militer yang ceroboh dari Seoul dan tentunya berdampak buruk, terhadap kans dialog militer antara Korut dan Korsel.“Provokasi militer yang ceroboh (Korsel) ini sudah terbukti didorong oleh rencana jahat untuk mengganggu relasi utara-selatan dan lebih jauh hal ini memperburuk tensi di Semenanjung Korea,” ungkap pernyataan militer Korut, diwartakan The Guardian dan dilansir dari laman okezone.com, Sabtu (28/5/2016).Sementara itu, Kantor Staf Gabungan Korsel dalam pernyataannya mengatakan bahwa mereka mengejar dan melakukan tembakan peringatan sudah sesuai prosedur. Korsel juga menganggap bahwa respons Korut di atas, merupakan pernyataan yang konyol.(Fit)