Matatelinga.com, Tercatat 24 orang tewas dan lebih dari 100 orang luka-luka dalam bentrokan antara warga ilegal dan polisi yang hendak melakukan penggusuran di Mathura, Negara Bagian Uttar Pradesh di India, Kamis, 2 Juni 2016 tengah malam.Dari 24 orang yang tewas diketahui dua di antaranya seorang komandan dan perwira polisi. Sementara dari sekitar 100 orang yang terluka, 23 di antaranya juga merupakan personel Kepolisian Mathura.Ribuan warga di Mathura ini disebutkan sudah hampir dua tahun menduduki tanah pemerintah seluas 108 hektare. Pada April lalu, Pengadilan Tinggi Allahabad memerintahkan para warga ilegal itu untuk pindah. Kamis kemarin, pengadilan mengirim ratusan polisi untuk mengecek apakah tanah itu sudah dikosongkan.Dilansir dari laman okezone.comPun begitu, polisi justru melihat kerumunan warga yang protes. Bentrokan pun tak terhindarkan, di mana para warga pemrotes tidak hanya melempari polisi dengan batu, tapi juga senjata api dan bahkan tabung gas sebagai bahan peledak.“Kami tahu mereka punya senjata, tapi kami tidak menyangka mereka akan menembakkannya dari atap rumah-rumah mereka. Sepertinya mereka sudah berlatih menggunakan senjata api,” tutur Dirjen Kepolisian Negara Bagian Uttar Pradesh, Javed Ahmed, diwartakan USA Today, Jumat (3/6/2016).Seketika bentrokan dipadamkan dengan bantuan 500 pasukan tambahan, polisi menyatakan sudah menangkap lebih dari 370 orang yang dianggap memprovokasi bentrokan dan menggunakan senjata serta tabung gas terhadap polisi. Polisi juga mengamankan lebih dari 170 senapan dan 40 pistol rakitan.(Fit)