Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Akibat Curah Hujan Yang Tinggi Terjadi Banjir Bandang di Empat Negara Eropa
Cuaca

Akibat Curah Hujan Yang Tinggi Terjadi Banjir Bandang di Empat Negara Eropa

Admin - Sabtu, 04 Juni 2016 10:39 WIB
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, curah hujan yang tinggi menyebabkan empat negara di Benua Biru serentak kebanjiran. Terparah terjadi di Ibu Kota Prancis, Paris, dengan meluapnya Sungai Seine. Mengakibatkan ketinggian air mencapai 4,5 meter, dan diprediksi masih akan meninggi sampai 5 atau 6,5 meter pada Jumat 3 Juni 2016 malam waktu setempat.

Jumlah korban di Paris juga yang terbanyak dibandingkan negara lain, yakni 16 orang meninggal dan sejumlah orang berstatus hilang. Menteri Dalam Negeri Prancis mengungkap, seorang korban tewas adalah pria berumur 74 tahun yang jatuh dari kudanya dan tenggelam di Sungai Seine-et-Marne.

Di Jerman, sedikitnya 11 orang dinyatakan meninggal akibat banjir bandang. Mereka antara lain, seorang pria berumur 65 tahun di Simbach am Inn, seorang pria berumur 72 tahun akibat serangan jantung setelah diselamatkan dari arus deras di Desa Triftern. Sementara empat orang lainnya dilaporkan hilang.Dilansir dari laman okezone.com

Asosiasi Asuransi Jerman memperkirakan, banjir sepekan terakhir telah mengakibatkan kerugian sebesar 450 juta euro atau setara Rp6,8 triliun untuk kawasan Baden-Wuettemberg saja. Demikian yang diwartakan Times, Sabtu (4/6/2016).

Beralih ke Rumania, dua orang dilaporkan meninggal dan 200 penduduk diungsikan dari rumah mereka yang terendam banjir. Peringatan darurat banjir diterapkan pada sembilan kabupaten di timur Rumania. Sepuluh perjalanan kereta api dibatalkan pada Jumat seiring kian meningginya genangan banjir di sana.

Situasi di Belgia pun tidak jauh berbeda. Pada Jumat 3 Juni 2016, sekira pukul 13.20 waktu setempat, petugas pemadam kebakaran di Belgia menemukan mayat seorang peternak lebah (60), yang tersapu air ketika mencoba melindungi sarang-sarang lebahnya.

Dilansir Hawaii News Now, pria itu dilaporkan hilang di Desa Harsin sehari sebelumnya. Setelah Sungai Wamme meluap dan membanjiri beberapa desa. Rumah dan mobil sampai ikut hanyut akibat arus deras banjir.

(Fit)


Tag:

Berita Terkait

Berita

BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan

Berita

BBMKG Wilayah I Sumut : Sepekan Kedepan Hujan Masih Berpotensi Tejadi

Berita

Musim Penghujan, Polres Simalungun Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan Demi Keselamatan

Berita

Suhu Udara di Jakarta Barat Diramal Berkisar 24-31 Derajat Celsius

Berita

Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Jalur Sibolga-Tarutung Kembali Bisa Dilalui

Berita

MInggu Ini, JBMKG Memprakirakan Cuaca Seluruh Wilayah Jakarta Hujan Ringan