Matatelinga.com, NATO beserta para sekutunya dijadwalkan melakukan latihan militer besar-besaran di Polandia. Latihan ini akan diikuti lebih dari 20 negara anggota NATO.Latihan militer besar-besaran tersebut adalah sebagai upaya untuk meyakinkan sejumlah negara Eropa Timur yang berdekatan dengan Ukraina bahwa NATO dan sekutu siap mengantisipasi serangan serta ancaman dari Rusia.Latihan yang direncanakan diadakan selama lebih dari 10 hari itu melibatkan 30.000 tentara. NATO sendiri juga akan mengerahkan sejumlah kendaraan tempur, pesawat terbang, dan kapal perang dalam latihan militer tersebut. Berdasarkan hal itu, latihan ini disebut-sebut sebagai yang terbesar setelah terjadinya perang dingin.Di samping latihan militer, NATO juga tengah mengadakan latihan Anakonda-16. Dalam latihan itu akan diadakan manuver serangan helikopter pada malam hari, pengerahan pasukan terjun payung. Latihan rencananya diadakan selama satu bulan hingga dilaksanakan pertemuan tingkat tinggi NATO di Warsawa.Dalam latihan Anakonda-16, Amerika Serikat (AS) telah mengerahkan sekira 14.000 tentara dan menjadi negara dengan pasukan terbesar dalam latihan ini. Tidak hanya anggota NATO, latihan itu juga diikuti oleh sejumlah negara non-NATO seperti Swedia dan Finlandia.Terkait latihan militer tersebut, Rusia kembali menuduh bahwa tindakan AS dan para sekutunya di dekat wilayah perbatasan mereka sebagai ancaman terhadap keamanan negara.Kecurigaan Rusia boleh jadi benar karena pihak AS sendiri mengakui latihan militer tersebut bertujuan merespons pergerakan militer Rusia dari Ukraina dan sebagai bentuk dukungan terhadap para separatis di timur Ukraina.Terlebih lagi, militer AS telah melakukan tindakan intimidasi dengan mengerahkan kapal perusak angkatan laut mereka di dekat perbatasan Rusia di wilayah Baltik. Demikian sebagaimana dilansir Independent dan Dilansir dari laman okezone.com , Selasa (7/6/2016).(Fit)