Matatelinga.com, Berbagai kelompok pengecam atau anti Uni Eropa (UE), atau kaum eurosceptic, di beberapa negara di Eropa bergembira setelah rakyat Inggris memilih keluar dari UE.Mereka juga menuntut perlunya referendum serupa di negara masing-masing, Jumat (24/6/2016), usai hasil resmi diumumkan bahwa kelompok Brexit – Inggris keluar dari UE – menang. Dilansir dari laman tribunnews.comHal itu memicu kekhawatiran akan mulai ambruknya kesatuan Eropa yang telah dibangun dengan susah paya, seperti dilaporkan Agence France-Presse (AFP), Jumat (24/6/2016).“Kemenangan bagi kebebasan. Seperti yang telah saya minta selama bertahun-tahun, kita sekarang harus menggelar referendum yang sama di Perancis dan negara UE lainnya,” kicau pemimpin sayap kanan Perancis, Marine Le Pen, di Twitter.Hasil referendum UE di Inggris menunjukkan, 51,9 persen suara memilih “leave” atau keluar dari UE. Sedangkan kubu yang memilih “remain” atau tetap berada di UE mendapat 48.1 persen.Di Belanda, seperti halnya juga di Perancis - salah satu dari enam negara pendiri komunitas Eropa itu – tokoh anti-Islam dan anti-imigran, Geert Wilders, mengucapkan selamat kepada warga Inggris atas “Hari kemerdekaan” mereka keluar dari UE.“Rakyat Belanda layak juga menggelar referendum. Oleh sebab itu Partai Kebebasan (PVV) menuntut referendum Nexit, Belanda keluar keluar UE," kata Wilders dalam sebuah pernyataan.(Fit)