Matatelinga.com, Dubes RI Herman Prayitno berharap dengan bahwa setelah melalui bulan Ramadhan, terjadi perubahan perilaku umat Islam khususnya WNI yang cukup signifikan yaitu terciptanya sikap tidak menuhankan hawa nafsu dan tidak menzalimi sesama. Harapan tersebut disampaikan pada sambutan pembukaan acara Sholat Iedul Fitri 1437H di Aula Hasanuddin KBRI Kuala Lumpur, Rabu (6/7/2016).Pada perayaan Idul Fitri 1437 H kali ini, sekitar 1500 jamaah yang terdiri dari staf KBRI Kuala Lumpur, Warga Negara Indonesia yang tinggal disekitar Kuala Lumpur, dan para muslimin muslimat lainnya tampak memadati aula dan halaman KBRI Kuala Lumpur untuk mengikuti Sholat Ied. Bertindak sebagai khotib kali ini adalah Ketua BNP2TKI Nusron Wahid yang juga menjabat sebagai salah satu Ketua PBNU.Dalam khotbahnya Nusron Wahid menyampaikan tiga pesan Ramadhan yang mesti dipegang teguh bersama. Pesan pertama adalah pesan moral atau Tahdzibun Nafsi yang artinya manusia harus mawas diri atas musuh terbesarnya yaitu hawa nafsu. Nusron Wahid melanjutkan, Rasulullah SAW telah bersabda jihad yang paling besar adalah jihad melawan diri sendiri.Menurut Nusron, pesan kedua adalah pesan sosial, yang terlukis dengan indah pada detik-detik terakhir bulan Ramadhan menuju ke awal bulan Syawal, dimana umat muslim mengeluarkan zakat fitrah kepada Ashnafuts Tsamaniyah terutama kaum fakir miskin. Disini nampak tali silaturahmi untuk berbagi dengan sesama.Untuk pesan ketiga yang merupakan pesan Jihad, Nusron menyatakan bahwa jihad disini bukan dalam pengertian jihad yang sempit yaitu berperang di jalan Allah, akan tetapi jihad dalam pengertian yang utuh yaitu “Mengecilkan arti segala sesuatu yang dimilikinya demi mendapatkan keridhaannya, mendapatkan pahala serta keselamatan dari Siksa-Nya”. Pengertian ini lebih komprehensif, karena yang dituju adalah mengorban segala yang kita miliki, baik tenaga, harta benda, maupun jiwa kita untuk mencapai keridhaan Allah, terutama jihad melawan diri kita sendiri yang disebut sebagai Jihadul Akbar.Rangkaian acara ditutup dengan acara ramah-tamah dan silaturahmi antara pimpinan KBRI Kuala Lumpur, staf KBRI Kuala Lumpur, dan para peserta sholat Ied.(rel)