Matatelinga.com, Sebelumnya,dikabarkan hanya ada korban tunggal, yakni si pelaku bom bunuh diri. Akantetapi, kini pejabat setempat telah memastikan, dua petugas dan seorangperempuan warga sipil juga ikut menjadi korban meninggal. Korban
ledakan bomsaat perayaan lebaran di Distrik Kishoreganj bertambah jadi empatorang.
Diwartakan BelfastTelegraph, Kamis (7/7/2016), sedikitnya hanya sekali bom rakitan itumeledak. Pelaku menjalankan aksinya tepat di dekat lokasi salat berjamaah dilapangan terbuka Sholakia, sekira 60 mil di sebelah utara ibu kota Bangladesh.Di mana pada saat itu, ratusan ribu orang sedang menghaturkan doa menyambuthari pertama Idul Fitri.
Seperti diketahui, Bangladesh termasuk negara di dunia yang baru merayakan 1Syahwal 1437 Hijriah pada hari ini. Sementara Rusia dan Turki menjadi yangpertama mengakhiri bulan suci Ramadan, yakni pada Selasa 5 Juli 2016. Barusehari kemudian, perayaan diikuti oleh negara-negara Teluk Arab dan Asia Tenggaraserta Australia.
Menurut keterangan asisten Kepala Polisi Dhaka, Tofazzal Hossain, setelahledakan menewaskan seorang polisi. Polisi lain mulai menembaki pelaku danberhasil mengenai salah seorang di antaranya.
Dalam aksi baku tembak dengan pelaku, seorang perempuan yang kebetulan lewatikut terkena imbasnya. Selain itu, lebih dari 12 orang terluka akibat terkenatembakan atau serpihan bom. Dua di antara korban luka dikabarkan dalam kondisikritis.
Serangan ini datang hampir seminggu setelah kasus penyanderaan sekira 35pengunjung kafe Holey Artisan Bakery di Dhaka. Sedikitnya 28 orang tewas dalaminsiden pada Jumat 1 Juli 2016.
Akibat serangan berturut-turut ini, banyak warga Bangladesh merasa takut danwas-was. Akan tetapi, mereka bersikeras akan tetap bersatu memerangi terorisme.
“Kebangkitan para militan kecil ini dapat dibasmi. Orang-orang dari negaraini akan bersatu. Kami cinta damai, dan yang pasti tidak akan pernah mendukungmilitansi,” seru Mohammad Nizam Uddin Jitu, seorang warga Dhaka yang berpartisipasidalam salat id di Masjid Nasional Baitul Mukarram pada saat kejadian.
(Mtc)