Matatelinga.com, Meskipun terbilang cukup besar, namun demonstrasi di Atlanta ini berjalan lebih kondusif. Kondisi serupa tidak terjadi di Phoenix. Sedikitnya enam orang terluka dan tiga pendemo ditahan setelah terlibat bentrok dengan aparat keamanan. Pengunjuk rasa di Phoenix melemparkan batu kepada petugas dan dibalas dengan semprotan gas air mata.
"Tidak ada keadilan, tidak ada perdamaian, (katakan) tidak pada polisi rasis," kata pengunjuk rasa pada Jumat 8 Juli malam di Baton Rouge, dimana para aparat kepolisian dengan perlengkapan anti huru-hara mencoba menahan mereka memblokir jalan raya.
Ribuan orang kembali turun ke jalan untuk menentang penembakan oleh polisi terhadap dua pria berkulit hitam pada awal pekan ini.Sehari setelah penembakan terhadap lima polisi di tengah unjuk rasa Black Live Matters di Dallas, Texas.
Unjuk rasa pada Jumat 8 Juli 2016 ini lebih masif, sebagaimana para pendemo melancarkan aksi protesnya serentak di New York, Atlanta dan Philadelphia serta San Fransisco dan Phoenix.
Seperti dilansir Reuters, Sabtu (9/7/2016), ribuan orang berunjuk rasa di Atlanta menyerukan dan mengibarkan sejumlah spanduk menuntut keadilan. Rekaman penyiar menunjukkan kerumunan besar itu berhadapan dengan sejumlah kendaraan petugas, yang berhenti di jalan tol antar-negara bagian.
Wali kota Atlanta, Kasim Reed menulis dalam akun Twitter-nya bahwa aksi massa itu berjalan damai, meskipun aparat telah menangkap sepuluh orang di antaranya.
(Mtc)