Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Pemerintah Turki Keluarkan Dekrit Untuk Tutup Badan Amal dan Sekolah Swasta
Kudeta Militer

Pemerintah Turki Keluarkan Dekrit Untuk Tutup Badan Amal dan Sekolah Swasta

Admin - Minggu, 24 Juli 2016 13:37 WIB
google
Matatelinga.com, Pasca-kudeta militer, Presiden Erdogan terus mengambil langkah tegas dan strategis untuk membersihkan orang-orang di balik aksi kudeta. Baru-baru ini, Pemerintah Turki mengeluarkan dekrit untuk menutup ribuan sekolah swasta, badan amal dan lembaga lainnya. 

Kebijakan tersebut merupakan buntut dari diberlakukannya keadaan darurat setelah kegagalan kudeta militer. Selain itu, petugas keamanan Turki juga menahan keponakan ulama Muslim terkemuka yang berbasis di AS, Fethullah Gulen. Penahanan itu karena ia diduga terkait dengan aksi kudeta militer. Penutupan sekolah dan lembaga amal karena institusi tersebut dicurigai memiliki hubungan dengan Fethullah Gulen. 

Selama ini, pengikuti Gulen di Turki memang diketahui tersebar dalam sejumlah institusi baik kehakiman, kepolisian dan juga pendidikan. Demikian sebagaimana dilansir Reuters dan dikutip dari laman okezone.com, Minggu (24/7/2016). 

Kendati demikian, tindakan keras Pemerintah Turki ini dikritik oleh sejumlah pihak. Presiden Erdogan dikhawatirkan menggunakan kudeta militer sebagai alasan untuk melancarkan serangan membabi buta terhadap lawan politik. Pembersihan yang dilakukan mencakup Asosiasi Hakim dan Jaksa (YARSAV) dan kelompok sekuler pengkritik hukum peradilan baru-baru ini yang disusun Partai AKP Erdogan.   Otoritas Turki mengatakan tidak berencana untuk memperpanjang keadaan darurat di luar jangka waktu tiga bulan, tetapi jika situasi berubah, maka kebijakan itu mungkin diberlakukan kembali. 

"Tujuan kami adalah agar situasi darurat tidak diberlakukan kembali, tetapi jika diperlukan mungkin saja dapat diperpanjang," ujar PM Turki Binali Yildirim. Sebelum ini, Presiden Erdogan menegaskan ia akan mengeluarkan kebijakan-kebijakan strategis untuk melakukan restrukturisasi dalam sejumlah institusi di Turki terutama dalam bidang kemiliteran

(Fit)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Gaya Hidup Sehat Remaja: Kunci Menciptakan Generasi yang Produktif dan Berkualitas

Berita

Membangun Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

Berita

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Berita

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Berita

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Berita

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU