Matatelinga.com, Otoritas Negara Bagian Bavaria telah mengumumkan terduga pelaku ledakan di sebuah restoran di Kota Anscbach pada Minggu 24 Juli 2016 malam waktu setempat. Pelaku adalah seorang imigran pencari suaka asal Suriah berusia 27 tahun. (Baca juga: Ledakan di Restoran Jerman Tewaskan Satu Orang, Diduga Pelaku)Namun, otoritas setempat tidak mengumumkan nama pelaku yang menjadi satu-satunya korban tewas dalam ledakan tersebut. Polisi juga masih menyelidiki motif pelaku melakukan aksi yang turut melukai 10 orang lainnya itu.Seperti dimuat Russia Today dan dikutip dari laman okezone.com, Senin (25/7/2016), polisi menuturkan pelaku masuk ke Jerman untuk mencari suaka pada 2014. Namun, aplikasinya ditolak pada 2015. Ia masih diperbolehkan tinggal di Negeri Panser dengan pertimbangan konflik Suriah yang masih berlangsung hingga kini.Polisi belum mengetahui apakah pelaku memiliki latar belakang sebagai ekstremis. Kini, pihak penyidik berfokus pada komunikasi yang dilakukan pelaku sebelum melakukan aksinya.Menteri Dalam Negeri Bavaria Joachim Herrmann mengatakan, terduga pelaku tinggal di Ansbach. Pelaku pernah melakukan percobaan bunuh diri sebanyak dua kali hingga menjalani perawatan di rumah sakit jiwa setempat.Penyelidikan awal belum menunjukkan tanda-tanda ledakan tersebut bermotif politis, murni bunuh diri, atau terkait ekstremisme. Namun, kemungkinan motif serangan teror tidak bisa dikesampingkan. Hermann menuturkan, polisi menemukan serpihan besi dalam bahan peledak yang digunakan.Serpihan tersebut sering digunakan oleh pengebom bunuh diri dengan tujuan melukai lebih banyak orang.(Fit)