Matatelinga.com, Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) John Kerry dilaporkan telah bertemu dengan Presiden Filipina Rodrigo Duterte untuk membicarakan masalah isu Laut China Selatan (LCS). Pertemuan itu sendiri dilaksanakan di Kota Manila, Filipina pada Rabu 27 Juli 2016. Sebagaimana dikutip dari NHK, Kamis (28/7/2016), pihak Kepresidenan Filipina menuturkan Duterte mengindikasikan pertemuannya dengan Kerry tersebut guna membahas rencana pembicaraan bilateral dengan China terkait isu LCS. Dilaporkan, Filipina tidak segan untuk menggunakan putusan dari pengadilan arbitrase internasional yang dijadikan dasar negosiasi LCS dengan China. Namun seperti yang diketahui sebelumnya, Negeri Tirai Bambu sendiri menolak putusan pengadilan arbitrase internasional (PCA) di Den Haag, Belanda. Seperti dilansir dari laman okezone.comChina menuturkan bahwa putusan tersebut bersifat sepihak. Pihak Kepresidenan Filipina mengatakan, Duterte dan Kerry setuju dengan putusan PCA serta pandangan terkait dibutuhkannya pembicaraan bilateral dengan China. Dilaporkan, China sendiri setuju jika diadakan pertemuan bilateral dengan Filipina. Namun dengan tegas China mengatakan akan membatalkan segala pertemuan jika Filipina menggunakan putusan PCA sebagai basis negosiasi. (Fit)