Matatelinga.com, Selama milisikurdi PKK, PYD, YPG serta Daesh (sebutan ISIS) dan Fethullah Gülenberseberangan dengan kepentingan Turki, maka Presiden Turki, Recep TayyipErdogan dengan tegas menganggap mereka musuh negara yang enggak ada bedanya.
“Semua (kelompok) itu berkemampuanbertindak bersama (dengan para simpatisannya) melawan Republik Turki. Yangpasti, kami akan terus memerangi mereka,” cetus Erdogan, dilansir kantor berita AnadoluAgency, Kamis (4/8/2016).
Gülen dinyatakan Erdogan berada di balikupaya kudeta 15 Juli lalu. Milisi Kurdi PKK dianggap bertanggung jawab atasbeberapa serangan bom, baik di Ibu Kota Ankara maupun kota terbesar Turki,Istanbul beberapa waktu lalu. Dilansir dari laman okezone.com
Sementara Milisi PYD dan YPG, justrudisebut menyokong ISIS di Irak dan Suriah. Ada pun Gülen, dinyatakan berada dibalik upaya kudeta 15 Juli lalu.
Ini yang juga dikeluhkan Erdogan, dimana Milisi Kurdi PYD dan YPG yang berbasis di Kobanî, justru dibantu sekutumereka, Amerika Serikat (AS).
“Saya sudah bilang (Presiden AS, Barack)Obama sebelumnya, bahwa setengah dari senjata-senjata yang mereka (AS) kirim keKobanî, pasti jatuh ke tangan Daesh,” lanjutnya.
“Semua pihak yang memerangi Daesh, tidakbisa dideskripsikan sebagai organisasi teror yang ‘baik’,” tutup mantan WaliKota Istanbul tersebut.
(Fit)