Matatelinga.com, Sebanyak 33 anggota militer Amerika Serikat (AS)dilaporkan terjangkit virus zika, termasuk satu perempuan yang sedang hamil.Mereka terjangkit virus tersebut saat berada di luar negeri.
Juru Bicara Pentagon Mayor Ben Sakrissonmenjelaskan, berdasarkan rekomendasi Departemen Kesehatan AS, anggota militeryang terkena virus zika telah diizinkan meninggalkan negara yang sedangdidiami. Hingga saat ini Pentagon belum mengetahui di negara mana tentaramereka terjangkit virus berbahaya itu, tapi meyakini perempuan anggota militeritu terjangkit di luar AS.
Sebagaimana dilansir PressTV dan dikutip dari laman okezone.com, Kamis (4/8/2016),penyelidikan kasus ini sudah dimulai. Dalam investigasi tersebut ditemukan enamanggota militer yang terinfeksi virus zika. Mereka belum mengetahui berapaorang yang masih terjangkiti dan berapa tentara yang sudah kembali ke AS.
Berdasarkan memo dari Pentagon,disebutkan spesies nyamuk yang dapat membawa virus sudah ditemukan di 190pangkalan AS dan 27 negara serta tiga teritorial.
Untuk mengatasi masalah ini, DepartemenPertahanan AS (DoD) telah membuat program pencegah virus zika. Lembaga tersebutbekerja sama dengan Pusat Pencegah dan Kontrol Penyakit. Pada Mei, DoDmengeluarkan dana USD1,76 juta untuk membiayai laboratorium militer. Bantuanini sekaligus untuk mencegah virus zika meluas ke seluruh dunia.
Kendati demikian, Pemerintah AS telahmemperingatkan kongres bahwa dana untuk memberantas virus zika hampir habis.Situasi ini dapat memperlambat pengembangan vaksin. Sementara pihak otoritas diFlorida pada pekan lalu mengeluarkan peringatan tanda awal transmisi virus zikadi AS. Karena itu, ibu hamil diharapkan menjauh dari daerah tersebut.
(Fit)