Matatelinga.com, Untuk kesekian kalinya, rumah sakit (RS) atau fasilitas medis di Suriah, dijadikan sasaran serangan udara. RS yang jadi target kali ini adalah RS yang disokong bantuan medis MSF (Médecins Sans Frontières), sebuah lembaga kemanusiaan non-pemerintah asal Paris, Prancis. RS yang dihantam serangan udara itu berada di Millis, Provinsi Idlib di utara Suriah. Kawasan yang saat ini, diketahui masih dikuasai kelompok pemberontak anti-resim Presiden Suriah, Bashar al-Assad. “Pemboman yang mengarah ke RS di Suriah adalah tindakan biadab,” seru manajer operasional medis MSF di barat laut Suriah, Silvia Dallatomasina, dinukil Al Araby, Selasa (9/8/2016). RS tersebut dikatakan dua kali ditargetkan serangan udara yang memaksa fasilitas medis itu untuk ditutup. Akibat dua serangan udara tersebut, dilaporkan 13 orang tewas, di mana empat di antaranya merupakan staf RS dan lima lainnya anak-anak. Serangan semacam ini sudah terlalu sering terjadi di Suriah. Terutama di daerah-daerah bercokolnya kaum pemberontak anti-pemerintah Suriah. Pada bulan Juli lalu saja, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatat 44 serangan udara yang menyasarkan pembomannya ke fasilitas-fasilitas medis. Diduga, serangan ini dilakukan jet-jet tempur Suriah dibantu Rusia, meski mereka acap melayangkan bantahan.(Fit)