Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Uji Coba Perosotan di AS, Putra Anggota DPRD Kansas Tewas
Tewas

Uji Coba Perosotan di AS, Putra Anggota DPRD Kansas Tewas

Admin - Jumat, 12 Agustus 2016 11:11 WIB
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Hingga saat ini belum diketahui penyebab Caleb Thomas Schwab, putra anggota DPRD Kansas, meninggal dalam kecelakaan di perosotan setinggi 51 meter di Schlitterbahn Water Park, Kansas, Amerika Serikat (AS), pada Minggu 7 Agustus 2016. Namun, baru-baru ini terkuak sebuah video kegagalan uji coba, sehari sebelum wahana tersebut dibuka. Diduga rekaman itu bisa menjadi bukti kuat bahwa kesalahan ada di pihak pengelola.

Mereka sejak awal sudah tahu bahwa wahana tersebut tidak siap, terutama dari segi keamanannya yang masih meragukan, tetapi sudah dibuka untuk umum. Rekaman yang dimaksud adalah munculnya sebuah rakit yang digunakan pada tahap uji coba wahana seluncur itu. Dari rekaman terlihat ketika berada di puncak ketinggian perosotan, rakit tersebut tidak meluncur ke bawah sesuai jalur yang seharusnya. Tetapi, melompat keluar Perosotan Verruckt dan jatuh dalam keadaan hancur. Percobaan itu benar-benar gagal. 

Dalam penyelidikan anggota Kepolisian Kansas, lebih jauh didapat informasi bahwa wahana tersebut pertama kali dijadwalkan dibuka pada Mei 2014. Serangkaian uji coba dilakukan, tetapi menuai kegagalan. Salah satunya, pernah dengan menggunakan sekarung pasir sebagai ganti penumpang, dan itu juga terbang keluar lintasan. Akibatnya, taman bermain tersebut harus mengundur jadwal pembukaan menjadi Juli 2014. 

Tingkat keselamatan wahana diperbaiki. Disarankan untuk membuat sabuk pengaman yang melekat erat di wahana dan ada pembatasan berat. Dengan begitu, kecepatan meluncur di perosotan bisa dikurangi. “Memang ada banyak masalah di bagian teknis kami. Banyak perhitungan matematis kami didasarkan pada pembuatan roller coster pada mulanya. Bukan untuk dijadikan perosotan air seperti ini. 

Tidak seorang pun pernah melakukan hal ini sebelumnya,” ujar Kreator dan Wakil Pemilik Perosotan Verruckt, Jeff Henry, seperti dikutip dari Express, Jumat (12/8/2016). Kini wahana perosotan air tertinggi di dunia yang dinobatkan Guiness Book of World Records itu sudah ditutup lagi sejak 8 Agustus. Keluarga korban pun meminta waktu untuk menenangkan diri dan menjauh dari ingar-bingar pemberitaan, sementara penyelidikan terus berlanjutan

(Fit)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Berita

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Berita

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Berita

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Berita

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Berita

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut