Matatelinga.com, Polisi Thailand yang menyelidiki serangkaian ledakan di lokasi-lokasi wisata dan menewaskan empat orang pekan lalu mengatakan, mereka mengetahui siapa yang berada di balik serangan tersebut. Keterangan polisi menyebutkan mereka telah menahan dua orang terkait ledakan di Hua Hin dan menahan seorang lagi terkait aksi pembakaran di Provinsi Nakhon Si Thammarat. “Penyelidikan kami mengalami kemajuan. Kami tahu siapa yang berada di balik (pengeboman) itu,” kata juru bicara kepolisian Thailand Piyapan Pingmuang sebagaimana dilansir Japan Times, Senin (15/8/2016). Meski begitu, Piyapan menolak mengungkap detail lebih lanjut mengenai dua orang yang ditahan atau motif yang mungkin mendasari serangan bom tersebut. Sejauh ini polisi menolak dugaan yang menyebutkan pelaku pengeboman adalah pemberontak muslim Thailand atau kelompok teroris internasional. Dilansir dari laman okezone.comMereka meyakini rangkaian ledakan tersebut adalah sebuah sabotase lokal. “Kami meyakini (pelaku pengeboman) masih berada di Thailand. Semua insiden, bom dan pembakaran berhubungan.. Kami akan berbicara mengenai motifnya nanti. Saat ini kami bekerja untuk memproses barang bukti yang akan membawa kami pada tersangka,” kata Wakil Kepala Polisi Ponsapat Pongcharoen. Setidaknya 11 bom dan serangkaian usaha pembakaran terjadi di tujuh provinsi di Thailand pada Kamis dan Jumat lalu.Insiden itu menewaskan empat orang dan melukai puluhan lainnya, termasuk sejumlah warga negara asing. Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas kejadian ini. Junta militer Thailand menduga serangan bom ini bertujuan untuk menciptakan kekacauan, terutama setelah terlaksananya referendum yang memutuskan pembentukan konstitusi baru di Negeri Gajah Putih itu.(Fit)