Matatelinga.com, Hanya berselang kurang dari sepekan, Thailand kembali diguncang oleh dua serangan bom pada Senin 15 Agustus. Kali ini serangan bom terjadi di Provinsi Narathiwat. Sebagaimana dikutip dari The Nation, Selasa (16/8/2016), serangan tersebut dilaporkan menargetkan delapan tentara yang sedang mengendarai motor di Distrik Bacho.Usai mendengar laporan ledakan pertama yang terjadi pada pukul 07.20 waktu setempat, tim yang dipimpin oleh Kolonel Patta Madawa pun langsung menuju ke lokasi ledakan di jalan raya Phetchakesem. Ledakan ini menyebabkan seorang perwira bernama Ong-art Sihabutr dan tentara bernama Aran Panphrom terluka. Dilaporkan, 10 menit kemudian terjadi ledakan susulan di lokasi yang sama. Untungnya, ledakan ini tidak menyebabkan jatuhnya korban. Dilansir dari laman okezone.comHingga kini masih belum diketahui siapa yang bertanggung jawab atas ledakan itu. Selain dua ledakan tersebut, pada Minggu malam 14 Agustus 2015, serangkaian serangan bom terjadi di Distrik Yaha, Provinsi Yala. Tidak ada korban pada serangan ini, namun dikabarkan empat toko rusak. Kepala Kepolisian Yala, Mayor Jenderal Itthipol Atchariyapradit menuturkan, bom yang mengguncang wilayah Yaha tampaknya memang ditujukan hanya untuk merusak bangunan serta menganggu keadaan stabilitas di Thailand.(Fit)