Matatelinga.com, Pekerja Seks Komersial (PSK) bernama Hande Kader ditemukan tewas di sebuah hutan di Istanbul, Turki pada pekan lalu. Waria berusia 23 tahun itu terakhir kali terlihat memasuki mobil kliennya pada suatu malam sebelum tewas. Jasad aktivis LGBT di Turki dinyatakan sebagai jenazah tidak dikenal di sebuah rumah duka di Istanbul. Rekan satu apartemennya, Davut Devlinger, melihat jenazah Kader dalam keadaan dimutilasi dan dibakar saat mengunjungi rumah duka tersebut. “Saya hendak meninggalkan rumah duka. Saya tidak merasa akan menemukan jenazahnya di sana.Tetapi, di menit akhir, dokter mengatakan ada satu jenazah terbakar dan meminta saya melihatnya. Mereka lalu menunjukkan data di komputer. Saya tidak sanggup berkata-kata saat itu,” tutur Davut, seperti dimuat BBC, Minggu (21/8/2016). Ia menambahkan, Kader adalah seorang yang sangat baik. Hande Kader disebutnya selalu hadir dalam setiap unjuk rasa kaum LGBT untuk menuntut kesetaraan hak di Turki. Dilansir dari laman okezone.comSemasa hidupnya, Kader sangat tidak suka jika melihat kaum LGBT dibunuh. Kematian Hande Kader memunculkan protes keras di Istanbul. Sejumlah aktivis berencana melakukan aksi protes di salah satu kota besar di Turki itu. Padahal, Turki berada dalam status darurat setelah upaya kudeta gagal pada 15 Juli lalu yang salah satunya terjadi di Istanbul.Sejumlah figur terkenal di Turki siap untuk bergabung dalam aksi yang akan dilakukan pada Minggu (21/8) sore waktu setempat. Unjuk rasa akan bertujuan untuk meningkatkan perhatian terhadap pembunuhan Hande Kader serta diskriminasi terhadap kaum LGBT di Turki. Meski menganut paham sekuler, Turki ternyata belum mampu menerima kehadiran kaum LGBT. Menurut laporan kelompok Transgender Eropa, negeri pimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan adalah salah satu negara dengan jumlah pembunuhan kaum transgender terbesar di Benua Biru.
(Fit)