Matatelinga.com, Intervensi dan upaya demokratisasi yang dilakukan Barat merupakan penyebab hancurnya sebuah negara dan munculnya terorisme. Demikian disampaikan Presiden Rusia Vladimir Putin dengan mencontohkan situasi yang terjadi di Irak dan Libya.“Saya selalu memiliki pendapat, Anda tidak dapat mengubah sesuatu hal dari luar terkait rezim politik dan pergeseran kekuasaan. Saya yakin - dan kejadian pada satu dekade belakangan ini semakin memastikan – khususnya pada upaya demokratisasi di Irak, Libya, kita lihat apa hasilnya: kehancuran sistem negara dan bangkitnya terorisme,”. Minggu (4/9/2016).Putin berpendapat suatu negara sebaiknya diubah dengan kesabaran dan upaya mempromosikan perubahan struktural di dalam masyarakat. Dengan begitu perubahan sistem dapat terjadi secara alami, bukan dengan kekuatan senjata.Dia mengatakan upaya-upaya demokratisasi seperti intervensi militer, Perang untuk pembebasan yang dilakukan oleh Barat telah menyebabkan ketidakstabilan negara dan menjadi ladang subur munculnya terorisme. Keadaan ini, sebagaimana terjadi di Irak dan Libya bukanlah suatu kondisi dimana demokrasi bisa dipraktekkan.“Apakah Anda melihat elemen demokrasi di Libya? Mungkin (elemen) itu akan berkembang siatu hari, semoga saja. Atau perang sipil yang masih berlangsung di Irak – apa yang menjadi masa depan di Irak secara umum? Hal ini masih menjadi tanda tanya,” ujarnya. (Fit/okz)