Matatelinga.com, Pentagon membenarkan kabar serangan udara Amerika Serikat (AS) yang dilancarkan pada 30 Agustus berhasil menewaskan juru bicara ISIS Abu Muhammad al-Adnani. Kabar ini disampaikan oleh juru bicara Pentagon Peter Cook.Melalui pernyataannya Cook mengatakan, Al-Adnani merupakan seorang pimpinan propaganda, perekrut dan arsitek operasi eksternal dari ISIS. Nama Al-Adnani semakin mencuat ketika ia memerintahkan jaringan ISIS di Barat untuk melancarkan berbagai serangan.Cook juga menuturkan, serangan yang dilancarkan militernya di dekat Al Bab, Suriah, adalah satu dari rangkaian serangan udara AS untuk menghantam para pimpinan ISIS. “Ketika kami terus mengumpulkan momentum di dalam usaha untuk menangkal kampanye ISIS, kami akan terus menargetkan para pimpinan ISIS (serta) tanpa lelah mengejar para anggota komplotan eksternalnya,” ujar Cook, sebagaimana dikutip dari Xinhua, Selasa (13/9/2016).Terdapat hal yang menarik dari klaim Pentagon ini. Sebab, Kementerian Luar Negeri Rusia juga mengklaim hal yang sama. Mereka mengklaim pesawat bomber Rusia Su-34 pada 30 Agustus melancarkan serangan di Ma’arat Umm Hawsh dan serangan tersebut berhasil menewaskan Al-Adnani. (Fit/Okz)