Matatelinga.com, Serangan kelompok militan terhadap markas brigade angkatan bersenjata India di perbatasan Pakistan menewaskan 17 tentara. Insiden ini merupakan serangan paling berdarah di wilayah ini selama beberapa tahun terakhir.Sebanyak empat orang fidayeen, atau pasukan berani mati kelompok militan tewas saat berusaha menembus pertahanan markas yang terletak di Uri tersebut. Namun, jumlah korban di pihak tentara India jauh lebih banyak dengan korban tewas mencapai 17 orang dan korban luka-luka berjumlah 35 orang.“Kami telah mengaktifkan seluruh pasukan di dalam dan sekitar Uri untuk meningkatkan keamanan dan melakukan operasi penyisiran. Ini jelas merupakan serangan lintas perbatasan. Kami tidak tahu kelompok militan mana yang terlibat,” demikian keterangan dari pejabat senior Kementerian Dalam Negeri India sebagaimana dikutip Reuters, Minggu (18/9/2016).Penyerbuan ini hanya berselang beberapa hari terjadi di tengah ketegangan yang memuncak di wilayah mayoritas Muslim India yang dilanda protes berkepanjangan. Protes yang telah berlangsung selama lebih dari dua bulan itu dipicu pembunuhan seorang komandan kelompok separatis pada 8 Juli lalu.Sedikitnya 78 warga sipil tewas dan ribuan luka-luka akibat bentrokan dengan pasukan keamanan India yang dianggap berlebihan dalam menangani massa dalam aksi protes penduduk. Sampai saat ini belum ada kelompok militan yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan markas militer tersebut. (Fit/Okz)