Matatelinga.com, Para pemimpin dunia berhasil melahirkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG) periode 2015-2030 dalam Sidang Umum Majelis PBB 2015 di New York, Amerika Serikat (AS). SDG adalah kelanjutan dari Tujuan Pembangunan Milenium atau Millenium Development Goals (MDGs) yang diharapkan tercapai pada 2000-2015.Ditetapkannya SDG salah satunya karena banyak negara, terutama negara-negara berkembang, sulit memenuhi tujuan yang ditetapkan MDG. SDG diharapkan dapat dicapai oleh negara-negara berkembang lewat bantuan negara-negara yang berhasil menerapkan MDG, salah satunya China. Minggu (19/9/2016Hal itu lah yang mendasari diselenggarakannya simposium ASEAN-China di Hotel JW Marriot, Jakarta Selatan. Duta Besar China untuk ASEAN Xu Bu menyambut baik simposium hasil kolaborasi antara Misi Republik Rakyat China untuk ASEAN, Sekretariat ASEAN, dan Badan Pengembangan PBB (UNDP)."SDG menarik perhatian dunia saat ditetapkan pada September 2015 di Sidang Majelis Umum PBB. China berhasil mencapai tujuan-tujuan MDG dan saat ini siap mengadopsi SDG. Kami ingin berbagi pengalaman dengan negara-negara ASEAN," ujar Xu Bu dalam pidato pembukaan, Senin (19/9/2016).Implementasi SDG 2030 menjadi prioritas utama China. Menurut Xu, China dan sejumlah negara-negara ASEAN adalah negara-negara berkembang, tetapi Negeri Tirai Bambu memiliki perkembangan terbesar. Dukungan China disambut baik oleh Wakil Sekretaris Jenderal untuk Komunitas Sosio-kultural ASEAN Vongthep Arthaikalvatee."Sangat senang dan tertarik karena ini pertama kali ASEAN berkolaborasi dengan partner untuk diskusi isu SDG," timpal pria asal Thailand itu.Keberhasilan China membuat Vongthep yakin sangat mungkin untuk mencapai SDG di ASEAN. Untuk itu, ia berharap ASEAN dapat meniru langkah China."Dengan jumlah penduduk sebesar itu, China berhasil mencapai MDG. ASEAN berterima kasih terhadap dukungan China. Kami berharap dapat meniru langkah china untuk mengadopsi SDG," tutupnya. (Fit/Okz)