Matatelinga.com - KETIKA berbicara mengenai pembunuhan, hal pertama yang terlintas di kepala biasanya citra seorang pria bertopeng dengan sebilah pisau sebagai senjata utama. Namun, stereotype seperti itu tidak selalu berlaku bagi para pria. Berikut lima perempuan yang menyandang status sebagai pembunuh berdarah dingin dilihat dari jumlah korbannya:1. Gesina Margaretha GottfriedPerempuan asal Jerman ini awalnya meracuni suami beserta kedua orang anaknya pada 1815. Namun, langkahnya tidak hanya berhenti di situ. Gesina juga membunuh kedua orangtuanya lewat cara yang sama. Demikian pula yang menimpa suami kedua yang dinikahinya karena mengincar harta warisan. Selasa (20/9/2016)Ketika harta kekayaannya mulai menipis, Gesina mulai melakukan pembunuhan berantai. Ia membunuh saudara laki-lakinya, seorang kreditur bank, dan sebagian besar anggota keluarga Rumf, tempatnya bekerja sebagai pembantu rumah tangga.Pembunuhan terhadap keluarga Rumf membuatnya ditahan pada 1828. Di persidangan, Gesina mengaku telah membunuh lebih dari 30 orang. Hidupnya lalu berakhir di tiang gantungan. 2. Bella Poulsdatter Sorensen GunnessPerempuan kelahiran Norwegia ini diyakini telah membunuh sang suami, Peter Gunness, demi jaminan asuransi. Setelahnya, Bella Gunness membunuh 16-28 laki-laki yang mencoba melamarnya setelah melihat iklan mengenai kesendiriannya.Pada 28 April 1908, tempat kerja Bella Gunness terbakar dan ditemukan tiga jenazah tanpa kepala. Salah satu jenazah diyakini sebagai Bella Gunness yang dibunuh bersama tiga orang anaknya oleh Ray Lamphere. Namun, beberapa orang yakin Bella tidak meninggal dan kematiannya sengaja dipalsukan untuk kemudian menghilangkan jejak.3. Delfina dan Maria de Jesus GonzalesKakak-beradik Delfina dan Maria de Jesus Gonzales dihukum 40 tahun penjara setelah ditemukan jenazah 80 orang perempuan dan 11 laki-laki di properti mereka pada 1964. Nama kakak beradik itu sempat masuk ke dalam Guinness Book of World Records sebagai pasangan pembunuh paling terkenal. (Fit/Okz)