Matatelinga.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa, menangguhkan semua konvoi bantuan kemanusiaan di Suriah setelah serangan udara mematikan menghantam beberapa truk yang mengantarkan bantuan di dekat Aleppo. Insiden itu menewaskan seorang anggota staf Gerakan Bulan Sabit Merah dan warga sipil.Sebagai "langkah keamanan darurat, pergerakan konvoi lain di Suriah telah dihentikan," ujar Jens Laerke, juru bicara badan kemanusiaan PBB kepada wartawan di Jenewa, seperti dilansir Antara, Rabu (21/9/2016).Insiden tersebut, kata Laerke, menandai saat yang begitu muram bagi lembaga kemanusiaan di Suriah dan di seluruh dunia. "Rasanya penting bagi kami untuk mencari fakta melalui penyelidikan independen," tegasnya.PBB menyampaikan, sedikitnya ada 18 truk dan 31 kendaraan hancur saat berkonvoi pada Senin 19 September malam. Kala itu, mereka dalam perjalanan memberikan bantuan kemanusiaan ke kota Orum al Kubra, yang terkena dampak serangan paling besar.Observatorium HAM Suriah menyebutkan bahwa 12 sukarelawan Bulan Sabit Merah dan beberapa pengemudi tewas dalam serangan itu.Juru bicara Palang Merah Benoit Carpentier mengatakan kepada wartawan bahwa direktur subcabang Bulan Sabit Merah Suriah tewas, bersama sejumlah warga sipil.Laerke mengatakan, konvoi tersebut membawa bantuan makanan dan nonmakanan untuk sekira 78 ribu orang, sebagaimana dilaporkan AFP. (Fit/Okz)