Matatelinga.com - Seorang pria merasa mendapat pesan dari Tuhan yang memerintahkannya menggali terowongan bawah tanah di tengah hutan. Kini, setelah 18 tahun berlalu, Santiago Sanchez masih terus menggali.Pria berusia 69 tahun itu mengatakan tidak mengetahui kemana terowongannya akan berakhir, atau kenapa dia diperintahkan untuk menggalinya. Namun, dia menganggap apa yang dilakukannya adalah pekerjaan dari Tuhan dan mengabdikan hidupnya untuk melaksanakan perintah tersebut.Setiap pagi sekira pukul 3 dini hari, Santiago berjalan menuju terowongan yang digalinya di Kota Berlin, Usulutan, sebelah barat El Salvador. Setiap kali dia keluar dengan membawa galian batu, karang dan puing-puing seberat sekira 40 kilogram mengikuti apa yang diperintahkan dalam wahyu yang diterimanya.Terowongan yang digali Santiago begitu dalam dan panjang sehingga jurnalis yang mencoba masuk mengalami kesulitan bernafas dan harus segera keluar. Tapi, bagi Santiago hal itu bukanlah sesuatu yang mengejutkan.“Hanya saya yang diizinkan untuk pergi ke ujung terowongan, karena saya adalah penggali utusan Tuhan. Tidak ada orang lain yang diizinkan pergi ke sana,” ujarnya sebagaimana dilansir dari Express, Rabu (28/9/2016).Apa yang dikerjakan Santiago tak pelak menarik perhatian dari masyarakat sekitar. Ada yang mengkritiknya dan ada yang menertawakannya dan menganggapnya gila.Santiago tidak peduli dengan semua itu. Menurutnya, apa yang dikerjakannya adalah titah Tuhan dan tidak ada yang tahu apa yang akan diperintahkan Tuhan kepadanya.Karena tidak ada yang sanggup untuk menelusuri terowongan itu sampai akhir, tak ada yang tahu sedalam dan sejauh apa terowongan itu saat ini. Akan tetapi, setelah 18 tahun bisa dipastikan terowongan itu telah digali cukup jauh. (Fit/Okz)