Matatelinga.com - Baru saja selesai dilanda Topan Meranti, China harus kembali bersiap dilanda topan lainnya, Megi. Tiupan angin kencang dengan kecepatan 120 kilometer per jam itu tiba di Provinsi Fujian pada Rabu 28 September 2016 sekira pukul 04.40 waktu setempat.Topan Megi sebelumnya juga melanda Taiwan. Sebanyak empat orang tewas dan 523 lainnya luka-luka di Taiwan. Otoritas China menerbitkan peringatan siaga tiga untuk Topan Megi yang masuk kategori satu dalam Skala Saffir Simpson.Seperti diwartakan Reuters, Rabu (28/9/2016), lebih dari 120 ribu orang yang tinggal atau bekerja di dekat garis pantai di Fujian diungsikan oleh otoritas setempat. Sebanyak 31.700 perahu nelayan juga diminta merapat ke pelabuhan untuk menghindari kencangnya tiupan angin.Maskapai Southern Airlines mengumumkan pembatalan 24 penerbangan yang dilakukan sejak Selasa 27 September. Sekolah-sekolah juga ditutup di Fujian. Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk meminimalisasi serta mengantisipasi tinggi jumlah korban Topan Megi.Sementara itu, sebanyak 14.700 orang dievakuasi di Taiwan akibat Topan Megi. Diperkirakan, 1 juta warga hidup tanpa listrik dan ratusan ribu lainnya hidup tanpa pasokan air bersih. Topan yang disertai tiupan angin kencang dan curah hujan tinggi cukup sering terjadi pada September setiap tahunnya di sekitar Taiwan dan China. (Fit/Okz)