Matatelinga.com - Ledakan gas dekat tambang batu bara ilegal di China dilaporkan telah menyebabkan setidaknya 19 orang meninggal dunia dan satu orang masih dikabarkan hilang. Pemerintah China justru menuding insiden ini terjadi akibat adanya aktivitas penambangan.Ledakan itu terjadi dekat tambang batu bara kecil di Kota Ahizuishan, kawasan Ningxia. Kala itu 20 penambang dilaporkan sedang bekerja di bawah tanah. Informasi ini dilaporkan oleh Kantor Berita China, Xinhua, seperti dilansir Time, Rabu (28/9/2016). Akibat kejadian ini, perwakilan perusahaan pemilik tambang, Linli Coal Mining Co. Ltd, sudah ditahan. Berdasarkan pantauan Xinhua, ledakan tersebut disebabkan oleh penambangan ilegal tapi belum ada penjelasan rinci terkait hal ini. Pihak perusahaan belum memberikan komentar terkait insiden maut tersebut.Selama ini, penambangan di China adalah yang paling mematikan di dunia. Namun, hingga kini tingkat keamanan di penambangan terus menurun dalam beberapa tahun terakhir.Seorang petugas terkait di Kota Shizuishan telah mengonfirmasi bahwa kematian 18 penambang adalah akibat ledakan gas. Meski demikian dia belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut.(Fit/Okz)