Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Klarifikasi Dubes Rusia soal Video Bukti MH17 Ditembak
Penembakan

Klarifikasi Dubes Rusia soal Video Bukti MH17 Ditembak

Admin - Senin, 03 Oktober 2016 17:36 WIB
google
Ilustrasi
Matatelinga.com -  Rusia menyatakan kecewa berat atas penyelidikan tim gabungan (JIT) yang dipimpin investigator Belanda soal ditembak jatuhnya pesawat komersil Malaysia Airlines MH17. Hasil penyelidikan yang dipublikasikan pada 28 September itu disebut Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikhail Galuzin, bias dan jelas sekali bermotif politik.Penyelidikannya menurut Galuzin sama sekali tidak melibatkan pakar dari Rusia. Padahal mereka siap berkerja sama menyelidiki permasalahan ini.

"Video yang memperlihatkan sistem misil Buk dibawa dengan truk keluar dari perbatasan Rusia (ke Ukraina) dan kembali lagi ke Rusia, pakar kami sudah menyelidiki video yang dimaksud dan memastikan bahwa itu bukan dibuat pada 17 Juli 2014 (saat MH17 ditembak jatuh)," terangnya saat ditemui awak media di kediamannya di Jalan Karet Pedurenan 1, Jakarta Selatan, Senin (3/10/2016).Dalam klarifikasi lebih lanjut, Galuzin yakin bahwa video itu hanya dibuat-buat oleh pasukan Ukraina. Filmnya direkayasa sedemikian rupa lalu dikatakan kepada penyidik Belanda bahwa itu bukti konkrit.Seperti diberitakan sebelumnya, penyidik Belanda mengatakan selama setahun terakhir telah meneliti semua jutaan rekaman suara maupun gambar. Bahkan juga mencari saksi mata yang dapat menjelaskan atau melihat tanda-tanda mencurigakan sebelum dan sesudah penembakan jatuh penerbangan Belanda-Kuala Lumpur tersebut pada 17 Juli 2014.Bukti-bukti konkrit yang berhasil dikumpulkan berupa rekaman suara percakapan kelompok pemberontak sedang mendiskusikan penggunaan misil Buk. Selain itu juga yang paling dipermasalahkan adalah video rombongan militan pro-Rusia hingga foto-foto mereka sebelum menembakkan misil tersebut ke pesawat MH17.JIT juga menyebut bahwa misil Buk tersebut ditembakkan dari teritori Rusia di Desa Pervomayskoye ke arah selatan Snezhnoye. Sementara penyidik Rusia berpendapat sebaliknya. Mereka saat ini juga masih berupaya menyelidiki data primer dari radar satelit Utyos T yang merekam saat kejadian. Deputy Chief Designer stasiun Lianozovo Electromechanical Plant, Viktor Mescheryakov, meyakinkan akan segera mengirimkan data temuan mereka kepada penyidik Belanda.

"Kami tidak bermaksud menyalahkan pihak manapun, tetapi kami cuma ingin penyelidikan soal ini dilakukan secara objektif. Jangan hanya dengarkan Ukraina dan mengabaikan temuan kami," ungkap Galuzin.JIT terdiri dari 10 negara yang warganya menjadi korban dalam insiden tersebut. Di antaranya, Belanda, Malaysia, Australia, Belgia dan Ukraina.MH17 pecah berkeping-keping dan bangkainya jatuh di Donbass. Seluruh penumpang dan kru pesawat tewas. Jumlah korban tewas mencapai 298 orang. (Fit/Okz)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Isu Boikot hingga Kepemilikan Rumah, 'Perseteruan Antara Ruben dengan Sarwendah'

Berita

Kasus Video Profil Desa di Kabupaten Karo. Membongkar Tabir Disparitas Hukum: Boin Silalahi & Rekan Ajukan PK, Tuntut Keadilan Setara bagi Amry Pelawi

Berita

Video MBG Berulat di Mandailing Natal Viral, Publik Soroti Pengawasan Dapur SPPG Panggorengan

Berita

Kapan Terjadi Konflik rumah tangga Clara Shinta dan Alexander Assad

Berita

Polda Sumut Gelar Pelatihan Videografi dan Fotografi bagi Personel Humas

Berita

Pihak Swasta Tertarik Lumpur Bekas Bencana, Presiden Persilahkan...