Matatelinga. com - Pimpinan militan pro-Pemerintah Irak mengatakan pasukan Koalisi Amerika Serikat (AS) tidak sengaja menyerang anggotanya. Dilaporkan, serangan itu menyebabkan setidaknya 20 orang tewas.Media Irak mewartakan para pejuang Sunni yang tengah menggempur anggota ISIS mendadak dihantam serangan udara. Insiden itu terjadi pada Rabu 5 Oktober 2016 dini hari waktu setempat di dekat Kota Qayara.Pimpinan penjuang Sunni tersebut menuduh serangan udara dilancarkan oleh Koalisi AS. Ia menuntut diadakannya penyelidikan pada serangan tersebut. Sebagaimana dikutip dari NHK, Kamis (6/10/2016), Brigadir Jenderal DJ Anderson dari militer Kanada mengakui Koalisi AS melancarkan serangan terhadap anggota ISIS yang menyerang pasukan keamanan Irak. Ia menegaskan, pihak koalisi akan melakukan penyelidikan terbuka dengan militer Irak mengenai serangan udara yang menghantam para militan pro-Pemerintah Irak.Saat ini Pemerintah Irak dan koalisi tengah mempersiapkan rencana pengambilalihan Kota Mosul dari ISIS. Serangan tersebut dilaporkan didukung oleh para pejuang Sunni yang pro-Pemerintah Irak. Namun, terdapat kekhawatiran serangan udara yang menghantam mereka pada Rabu itu dapat mengganggu persiapan penyerangan ke Mosul. (Fit/okz)