Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Presiden Filipina Bahas Sengekta Laut China Selatan

Presiden Filipina Bahas Sengekta Laut China Selatan

Admin - Minggu, 16 Oktober 2016 20:13 WIB
google
Matatelinga.com - Sejumlah media mengabarkan bahwa Presiden Duterte akan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping, Perdana Menteri Li Keqiang, Ketua Kongres Rakyat Nasional Zhang Dejiang, dan anggota komunitas warga Filipina yang tinggal di China.Kendati demikian, Duta Besar China untuk Filipina Zhao Jianhua pada awal pekan ini mengatakan China akan menghindari pembahasan mengenai putusan sejarah di LCS selama mengadakan pertemuan dengan Presiden Duterte. Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah mengonfirmasi bahwa ia akan membahas sengketa Laut China Selatan (LCS) dengan China dalam kunjungannya ke Tiongkok pada pekan depan. Dalam menghadapi konflik LCS, Presiden Duterte tetap akan berpegang pada putusan pengadilan arbitrase internasional.Saat berada di Davao, Presiden Duterte mengatakan bahwa keputusan arbitrase internasional harus dipedomani dan akan menjadi rujukan bagi Filipina. Karena itu, tidak akan ada proses negosiasi dan kompromi sera pemaksaan dalam menghadapi sengketa LCS dengan China."Filipina akan tetap berpegang pada klaim kami . Kami tidak akan melakukan proses tawar-menawar apa pun di China. Kami menekankan bahwa sebagian pulau di LCS adalah milik Filipina. Keputusan pengadilan internasional akan terus dipedomani,” tegas Presiden Duterte, sebagaimana dilansir Asian Correspondent, Minggu (16/10/2016).  "Tapi, tidak akan ada pemaksaan keras. Kami akan berbicara tapi mungkin mengutip apa yang ada di pengadilan (arbitrase) dan menetapkan batas-batas wilayah kita” tambah Duterte.Sikap tegas Duterte tersebut disampaikannya jelang melakukan kunjungan ke Brunei. Kemudian, orang nomor satu di Filipina itu akan mengunjungi China dari 18-21 Oktober. Kedatangan Duterte ke Negeri Tirai Bambu akan ditemani oleh lebih dari 200 pengusaha. Ini menjadi kunjungan kenegaraan pertama Duterte sejak menjabat Presiden Filipina.  (Mtc/Okz)


Tag:

Berita Terkait