Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Sebelas Hari jelang eksekusi pilpres AS 2016

Sebelas Hari jelang eksekusi pilpres AS 2016

Admin - Minggu, 30 Oktober 2016 11:41 WIB
google
Matatelinga.com - Waktu penerbitan surat Biro Investigasi Federal (FBI) yang mengungkit skandal surel pribadinya aneh, tidak pernah terjadi sebelumnya dan sangat mengganggu, hal tersebut dikatakan Calon Presiden Amerika Serikat perwakilan Partai Demokrat, Hillary Clinton. Seperti diketahui, surat yang dilayangkan Direktur FBI James B Comey ke Kongres terjadi 11 hari jelang eksekusi pilpres AS 2016.Saat berbicara di hadapan pendukungnya di Pantai Daytona, Florida, mantan Senator New York itu mengaku paling terganggu dengan aksi Comey mengirimkan surat pemberitahuan ke Komite Partai Republik pada Jumat 28 Oktober 2016. Dalam surat itu, dia menginfokan perkembangan penyelidikan surel asisten Hillary kepada Republik, tetapi hanya memberi sedikit fakta kepada publik.“Kita tidak bisa membiarkan pilpres yang tinggal hitungan hari ini diganggu dan dibelokkan oleh isu yang tidak jelas seperti ini. Seharusnya hari yang tersisa ini dimanfaatkan untuk merenungi apa yang sejatinya kita, anak dan anak cucu kita inginkan dari negara ini,” akunya, seperti dilansir dari Independent, Minggu (30/10/2016).Pernyataan senada juga datang dari ketua tim kampanye Hillary, John Podesta. Pria yang disangkut pautkan dalam skandal surel pribadi mantan menteri luar negeri AS itu, mendeskripsikan surat Comey berisi terlalu banyak sindiran, minim fakta dan pastinya tidak memuat bukti sama sekali yang menunjukkan bahwa kandidatnya bersalah.“Surat Comey tidak berisi tuduhan yang menyalahkan pihak tertentu. Bahkan, tidak ada indikasi sama sekali bahwa penyelidikan terbaru itu merujuk kepada Hillary Clinton,” tegasnya. (Mtc/Okz)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Trump Mulai "Memenas" detik detik Penghitungan Suara Pemilih

Berita

Hillary Masih Ungguli Trump dalam Polling

Berita

Jamuan Makan Malam Duduk Hillary dan Trump Pisah Kursi