Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Ajarkan kedua Anak Melawan Covid-19, Dengan Cara Sederhana

Ajarkan kedua Anak Melawan Covid-19, Dengan Cara Sederhana

Redaksi - Kamis, 13 Agustus 2020 08:15 WIB
Hand Over
Titi Kamal bersam Keluarga
MATATELINGA, Jakarta: Di masa ini, Titi Kamal juga harus mengajarkan kedua anaknya, Arjuna Zayan Sugiono dan Kai Attar Sugiono, untuk lebih menerapkan hidup sehat. Bahkan Titi Kamal juga harus mengajarkan si kecil bahaya Covid-19 dengan cara sederhana.

"Cara mengajarkan anak kecil gampang-gampang susah. Juna dan Kai biasanya aku kasih cerita dongeng, tontonan, serta buku. Saya pelan-pelan mengajarkan soal virus penyakit, bahayanya tidak hidup sehat, maka aku dan Tian memberikan pelajaran gimana hidup sehat dan penyakit, ngajarinnya kita dengan fun," bebernya.

Ada cara sederhana yang dilakukan Titi Kamal untuk mengajari si kecil melawan Covid-19. Misalnya mengajarkan anak cuci tangan sebelum dan sesudah makan, juga tidak membolehkan anak keluar rumah.

"Kalau main di luar rumah, kita bisa main di alam, ke sungai, danau, yang paling penting nyaman buat anak," tambah Titi Kamal.

Sementara itu, ditambahkan Christian Sugiono, perubahan hidup di masa ini juga dirasakan olehnya sebagai sang suami. Misalnya kemanapun pergi sekarang harus mengikuti sederet protokol kesehatan untuk melawan Covid-19.

"Makanya jadi penuh tantangan, kita harus terap berjalan, tetap kerja, tapi banyak keterbatasan dan kita bisa jalani new normal ini dengan baik," ucap Tian.

Selain itu, dalam situasi new normal ini, di luar rumah tentu harus menjaga agar perasaan tetap tenang. Meski berat buatnya, tapi harus tetap semangat hidup bersama keluarga.

"Saya sebagai kepala keluarga pikirannya banyak. Kita juga tetap ingin keluarga terjaga, dengan proteksi dan perencaanan, at least lebih tenang untuk menghadapi pandemi ini," ungkapnya.

Tian menambahkan, adaptasi menghadapi pandemi Covid-19 sangatlah dibutuhkan. Misalnya saat harus mendampingi anak belajar online, yang menjadi pengalaman pertamanya.

"Juna lulus TK virtual, sekarang SD harus belajar di rumah dan ini jadi pengalaman pertama. Padahal sebagai bapak-bapak, saya juga maunya antar anak ke sekolah," tuturnya.

Menurut Christian Sugiono, belajar online tantangannya lebih susah daripada anak pergi ke sekolah. Dari masalah teknis susah, baik itu koneksi laptop hingga interaksi anak dengan gurunya.

"Maka kita semua saling adaptasi dan kerja sama. Sebisa mungkin ada pendamping anak saat belajar online," terangnya.

Saat pandemi Covid-19 muncul, Christian Sugiono dan Titi Kamal menjadi salah satu keluarga yang menghadapi perubahan hidupnya. Tentunya hal tersebut juga membuat mereka merasa semakin tertantang saat mengurus anak.

Diakui Titi Kamal, dengan adanya pandemi Covid-19 kehidupan keluarga kecilnya jadi berubah. Setiap hari dia harus mendampingi anaknya belajar di rumah, libur syuting, hingga dirinya harus mengajari anak untuk semakin menerapkan gaya hidup sehat.

"Kita tetap harus mempertahankan keluarga, kita menjalani new normal sehappy mungkin. Saya sebagai ibu ingin tetap menjalani semua dengan baik dan lebih tenang fisik dan jiwa," ujarnya saat Virtual Press Conference Peluncuran Proteksi AIA PHS Extra, Rabu 12 Agustus 2020.

Editor
:
Sumber
: Okz

Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

Penyedia indeks global MSCI Inc mengumumkan MSCI Equity Indexes August 2026

Lifestyle

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Lifestyle

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Lifestyle

Bakamla RI Siap Dorong Ekonomi Maritim Indonesia

Lifestyle

Sumut Inisiasi Rekomendasi yang Lebih Fokus Jawab Tantangan Terkini

Lifestyle

Bulan Agustus 2025, Inflasi Di Labuhanbatu Sebesar 2,09 Persen