Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Indahnya Lengkungan Di Bibir Pantai Iboih

Indahnya Lengkungan Di Bibir Pantai Iboih

Admin - Minggu, 11 Mei 2014 09:43 WIB
Matatelinga - Aceh,  Perahu kayu nampak melayang diam di udara itu karena air laut yang sulit digambarkan beningnya membuat perahu seolah terbang. Nyatanya, perahu tersebut mengambang di perairan Pantai Iboih yang dangkal, tenang, dan berair jernih. Pantai Iboih yang indah dan alami telah mengubah perspektif mata manusia saat memandang perahu di lautan. Tak sedikit wisatawan mancanegara runtuh hatinya dan segera menyatakan cinta pada keindahan Pantai Iboih. Hutan lindung Iboih memiliki garis pantai yang menawan dengan pasir berwarna keemasan dan batuan besar bersusun. Dasar lautan yang dangkal memancarkan hijau kebiruan, bahkan menyorotkan kedamaian. Lengkung pesisirnya seperti bibir tersenyum menyambut pengelana merasakan kehangatan hutan hujan tropis yang bertahtakan kekayaan flora dan fauna Indonesia. Tidak berlebihan bila hutan lindung ini digambarkan sebagai Taman Firdaus. Pasalnya, bagi sebagian wisatawan, inilah gambaran taman "bermain" yang sesungguhnya dibandingkan dengan apa yang digambarkan dalam film-film bernuansa surgawi. Pohon hutan tropis yang menjulang sekaligus memayungi pasir pantai sebagai tambatan temali yang digantungkan. Wisatawan pun bermain bergelantung, berayun, dan jatuh di air tenang Pantai Iboih yang juga disebut "Teupin Layeu". Keindahannya dapat membangkitkan kembali sifat kekanak-kanakan yang sudah lama tertimbun di kesibukan pekerjaan. Rubiah di hadapannya menantang sisi kedewasaan kita sebagai petualang. Iboih dan Pulau Rubiah di seberangnya terletak di tepi barat Pulau Weh yang legendaris. Bila diibaratkan tapal kuda berbentuk huruf “U”, Iboih berada di bagian dalam lengkungan sisi kiri. Letak geografisnya mengisyaratkan keterbukaan untuk datang dan pergi kapan pun itu, namun kenangannya akan sulit dilupakan. Bahkan tsunami pun tak begitu banyak berdampak di sini, karena Iboih tersembunyi, seperti dilansir dari laman Indonesiatravel, Minggu (11/5/2014). Bermainlah seperti Anda lupa telah meninggalkan dunia permainan jauh di belakang. Nikmati suasana hening seperti Anda di halaman rumah dengan taman dan kolam yang asri. Berpetualanglah seperti tak ada lagi kesempatan untuk melakukannya karena Iboih menjanjikan kesederhanaan. Harapan pun tercuat, semoga keindahannya tidak hancur diterjang gelombang kunjungan dan pengrusakan yang tidak bertanggung jawab.Menjelajah pesisir bagian dalam Pulau Weh dengan kontur bukit dan pantai telah memberikan kesan petualangan yang instan bagi Anda. Dari celah-celah vegetasi alam sering kali laut di sekitar pulau mengintip Anda dengan warnanya yang hijau kebiruan. Di pantai sepanjang pesisir Iboih, formasi batuan yang tersusun banyak dimanfaatkan pengusaha akomodasi untuk membangun istana kecil bagi wisatawan. Dipandang dari Pulau Rubiah yang tersohor taman lautnya di mata para penyelam, Iboih menyembunyikan cottage-cottage asri di antara pohon-pohonnya yang hijau tepat di garis pantainya. Perahu nelayan dan penyelam mengisyaratkan ada kehidupan menyenangkan di sekitar pantainya. Snorkeling adalah kegiatan favorit dan tak bisa ditunda saat semua perlengkapan perjalanan sudah disimpan di kamar yang tertata dari bahan kayu juga kasur nyaman berkelambu menghadap laut biru. Bila akuarium terlalu berlebihan untuk menggambarkan Iboih maka taman pantai alami adalah istilah terbaik. Berjalanlah menyusuri pantai untuk merasakan sebuah petualangan ringan tapi mengesankan. Hampir mengherankan saat Anda sadar bahwa laut di Iboih tak terlalu banyak memberikan deburan ombak. Hening suasana pantainya seolah memberikan kesan lain dari sebuah pantai. Tentu saja alasan utama para pelancong itu datang ke sini ialah untuk menyelam. Para penyelam ingin melihat formasi gunung berapi yang ada di bawah permukaan air lautnya yang tersohor. Gunung api bawah laut ini konon telah memisahkan Pulau Weh dengan ujung pulau Sumatra. Penyelaman di Pulau Weh disebut sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia yang memiliki ribuan titik selam. Kunjungi dive spot seperti West Seulako, Rubiah Sea Garden dengan Honey Comb Moray Eel-nya yaitu sejenis belut laut, Rubiah Utara yang tenang perairannya, Batee Tokong dan The Canyon dengan 3 labirin yang bisa jadi ‘drift dive’ serta surga untuk Moray Eel. Temukan spesies lain seperti frog fish, needlefish, anthias, trumpet fish, scorpion fish, lion fish, black tip shark, hawksbill turtle, barracuda, dan juga nudibranch serta anemone. Pulau Weh sendiri dapat dijelajahi karena pesisir pantainya bervariasi. Penyewaan perahu boat dapat ditemukan di Iboih dan mereka pun menawarkan tur keliling Pulau Weh yang menyediakan puluhan persinggahan untuk menyelam atau snorkeling. Selain itu beberapa pantai yang sunyi pun seolah dihadiahkan untuk Anda hari itu. Di pagi hari, udara hangat daerah tropis menyapa Anda untuk mengundang makan pagi di tepi pantai. Di atas formasi batu alam yang menjorok ke arah pantai, meja makan disediakan untuk menikmati setiap suap makanan yang memberikan kenikmatan dan kekuatan untuk melalui hari-hari Anda berpetualang di Iboih.(KNIA/Okz)


Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

Lima Buah Segar di Konsumsi di Pagi Hari

Lifestyle

Peserta Uji Ahli K3 Umum Ungkap Pentingnya Kompetensi K3 di Dunia Industri

Lifestyle

Kolaborasi USM Indonesia dengan Dinas Kesehatan Gelar CKG, Targetkan 2000 Warga Ikuti Tes Kesehatan

Lifestyle

UPT Puskesmas Medan Labuhan Luncurkan "Sipungkas", Jemput Bola Pastikan Warga Sehat

Lifestyle

Kolaborasi Korpri dan Biofarma, ASN Sumut Antusias Ikuti Vaksinasi HPV

Lifestyle

'Ekspansi Bisnis Kecantikan, Vania Salon Resmi Buka Cabang Ke-3 di Medan'