Matatelinga - Magelang,Dalam perayaan Waisak, hal yang paling ditunggu adalah menerbangkan lampion ke udara. Pelepasan lampion inilah yang menyedot perhatian banyak wisatawan untuk berkunjung ke Candi Borobudur saat perayaan Waisak. Ternyata, bukan hanya para biksu yang dapat menerbangkan lampion, wisatawan pun bisa melakukannya. Seperti yang dikatakan oleh Bante Pabakharo, salah satu penyelenggara acara tersebut bahwa sebenarnya wisatawan dapat melepaskan lampion asal terlebih dahulu mereka memesan melalui panitia penyelenggara Waisak. “Pesan dengan berdana minimal 100 ribu. Hal itu diperuntukkan memesan lampion yang memang mahal, karena diimpor dari Thailand,” katanya ketika dihubungi sumber, Rabu (14/5/2014). Dia menjelaskan, lebih lanjut uang tersebut bukan masuk dalam kas panitia penyelenggara. Melainkan digunakan untuk kegiatan amal, seperti bakti sosial dan pengobatan gratis yang selalu diadakan sebelum perayaan Waisak dimulai. Lebih lanjut dirinya mengatakan, pelepasan lampion bisa dijadikan sebuah ajang permohonan harapan. Karena sebelum lampion dilepaskan, terlebih dahulu dibacakan doa dan harapan semua orang yang hadir pada prosesi tersebut. Pelepasan lampion pada perayaan Waisak tahun ini dilangsungkan pada Kamis dini hari, pukul 02.30 WIB.(KNIA/Okz)