Matatelinga - Jakarta, Bagi Denada, menjalankan bisnis tas memiliki cerita tersendiri. Dari bagaimana ia memulai bisnis tas Kail hingga sekarang.Kebanyakan pelaku bisnis akan bercerita tentang modal awal merintis usahanya dengan menyebutkan angka. Denada malah bercerita tentang tiket."Modal pertama saya memulai bisnis tas Kail ini adalah tiket dari suami saya untuk pergi belajar ke Italia," kata Denada di Jakarta, baru-baru ini.Sementara, modal pertama workshop tas koleksinya adalah sebuah mesin jahit kulit yang diberikan sang suami, fotografer Jerry Aurum, untuk penyanyi seksi ini."Dari situ berkembang, tidak hanya punya satu, tapi jadi punya beberapa. Dulu punya mesin jahit sekarang sudah punya mesin potong dan mesin-mesin lainnya. Untuk bahan kulit pasti banyak kebutuhan alatnya, jadi sekarang sudah lumayan banyak," imbuh Denada.Sementara, Denada menyampaikan bahwa produk tasnya saat ini masih bersifat aksesori. Dia berencana kolaborasi dengan brand lain untuk outfit dari tas Kail koleksinya.(KNIA/Okz)