Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Rukyah yang Dilarang dan Dibolehkan, ini Penjelasannya

Rukyah yang Dilarang dan Dibolehkan, ini Penjelasannya

- Jumat, 02 April 2021 08:00 WIB
Ilustrasi
MATATELINGA. Jakarta - Ada tiga syarat yang harus di penuhi ketika melakuakan ruqyah apabila tidak terpenuhi maka terlarang. Rukqyah dikenal dalam Islam dan dibolehkan. Maka dari itu sebelum melakukan ruqyah maka pahami dulu sejumlah hal, termasuk hal-hal terlarang dalam rukyah.

Adapun rukyah dapat dilakukan bila sudah memahami hal sebagai berikut di bawah ini;

1. Meyakini bahwa rukyah tersebut dapat bermanfaat dengan izin Allah ta’ala semata.

2. Tidak mengandung penyelisihan terhadap syari’at, yaitu syirik, bid’ah dan maksiat:

Contoh rukyah yang mengandung syirik seperti memohon kepada selain Allah ta’ala, adanya penyembelihan untuk selain Allah, menggunakan jimat sebagai medianya, dan lain-lain.

Baca Juga:Ini 5 Makanan Bergizi Setelah Ibu Melahirkan

Contoh ruqyah yang mengandung bid’ah seperti menentukan bacaan-bacaan tertentu yang tidak berasal dari Al-Qur’an dan As-Sunnah, merukyah secara massal, dan lain-lain.

Contoh ruqyah yang menganduk maksiat seperti adanya campur baur antara laki-laki dan wanita tanpa suatu alasan darurat, peruqyah menyentuh wanita yang diruqyah, berdua-duaan dengannya, dan lain-lain.

3. Menggunakan bahasa yang dipahami, yaitu ayat-ayat Al-Qur’an dan doa-doa yang berasal dari Al-Qur’an dan As-Sunnah, bukan mantra-mantra yang tidak dipahami maknanya. (Lihat Al-Qoulul Mufid, 1/187)

Ustaz Sofyan Ruray menjelaskan jika hal itu sudah dipahami maka berlanjut memahami hukum merukya. "Merukyah orang yang sakit adalah termasuk amal shalih, selama tidak mengandung perkara yang terlarang," ujarnya dikutip pada grup kajian, Jumat (2/4/2021).

Sahabat yang Mulia Jabir bin Abdullah radhiyallahu’anhuma berkata,

لَدَغَت' رَجُلاً مِن'َا عَق'رَبٌ وَنَح'نُ جُلُوسٌ مَعَ رَسُولِ الل'َهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ الل'َهِ أَر'قِى قَالَ مَنِ اس'تَطَاعَ مِن'كُم' أَن' يَن'فَعَ أَخَاهُ فَل'يَف'عَل'

“Seseorang dari kami pernah disengat oleh kalajengking, dan ketika itu kami sedang bermajelis bersama Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam, maka berkatalah seseorang: Wahai Rasulullah bolehkah aku meruqyah? Beliau bersabda: Barangsiapa diantara kalian yang mampu memberikan manfaat kepada saudaranya maka hendaklah ia lakukan.” [HR. Muslim]

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam sendiri meruqyah para sahabat dan mengajarkan ruqyah kepada mereka.

Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu’anha berkata,

أَن'َ رَسُولَ الل'َهِ صلى الله عليه وسلم كَانَ يَر'قِى بِهَذِهِ الر'ُق'يَةِ أَذ'هِبِ ال'بَاسَ رَب'َ الن'َاسِ بِيَدِكَ الش'ِفَاءُ لاَ كَاشِفَ لَهُ إِلا'َ أَن'تَ

“Bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam meruqyah dengan bacaan ini:

أَذ'هِبِ ال'بَاسَ رَب'َ الن'َاسِ بِيَدِكَ الش'ِفَاءُ لاَ كَاشِفَ لَهُ إِلا'َ أَن'تَ

“Adzhibil ba’sa Robban Naasi, bi-yadikasy syifaau, laa kaasyifa lahu illaa Anta”

Hilangkanlah penyakit ini wahai Rabb, hanya di tangan-Mu kesembuhan, tidak ada yang dapat menyembuhkannya kecuali Engkau.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim] (Mtc/Okz)

Editor
: Rizky
Sumber
: Okezone

Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

Pakta Pertahanan Bersama Mekkah yang diteken pada 7 Agustus

Lifestyle

Aset Dijual Tanpa Pemberitahuan, Debitur Laporkan Pimpinan BRI Kota Pinang ke Polda Sumut

Lifestyle

Pemprov Sumut dan DPRD Perkuat Sinergi, Fokus Pembangunan 2027 Berorientasi Kesejahteraan

Lifestyle

Dorong Pemerataan Ekonomi, Wali Kota Medan Jadikan CFD Belawan Pusat Promosi UMKM*

Lifestyle

Polsek Medan Area Patroli di 9 Titik Rawan

Lifestyle

Gandeng Google dan Kompas, UKW Nasional di Medan Sukses Uji Puluhan Wartawan Sumut