Matatelinga - Jakarta, Banyak sektor lain di luar olahraga yang terkena imbas keuntungan ajang empat tahunan tersebut.Siapa bilang Piala Dunia 2014 sekadar pesta olahraga. Salah satunya, industri kondom. DKT International, sebuah organisasi nirlaba yang berkantor di Washington, Amerika Serikat, rupanya tanggap mengantisipasi celah. Organisasi tersebut memproduksi kondom dengan tema istimewa. Bernama Prudence, kondom tersebut memiliki citarasa layaknya minuman cocktail khas Brasil, Caipirinha, yang merupakan campuran jeruk limau, gula dan alkohol tradisional Negeri Samba, cachaça. Uniknya, kondom tersebut dikemas dengan bungkus yang unik. Tidak seperti kondom pada umumnya, Prudence, terkemas layaknya permen lemon. Lengkap dengan gambar irisan lemon segar. Warna kondomnya pun melambangkan Brasil, yakni kuning dan hijau. Tentu saja, kondom istimewa ini hanya tersedia di Brasil. Sebenarnya, Prudence sudah mulai dijual di toko-toko sejak Februari 2014 dengan harga US$1,39 atau Rp17 ribu per pak yang berisi 3 buah kondom, namun penjualannya mencapai puncak saat pesta Piala Dunia berlangsung. Daniel Marun, Direktur Operasional DKT Internasional untuk Brasil, kondom tersebut sengaja diproduksi guna mempromosikan seks aman dan mencegah penyebaran virus HIV/AIDS. DKT International menyebutkan pihaknya mendistribusikan sekitar 2,1 juta unit kondom atau 700 ribu paket."Kami tidak berharap seluruh kondom tersebut digunakan, kami berharap Prudence juga bisa menjadi oleh-oleh unik dari Piala Dunia 2014 Brasil, sekaligus mengampanyekan seks aman," tutur Marun, dilansir Wall Street Journal. Di Brasil, DKT International bukan satu-satunya organisasi yang menyebarkan kampanye seks aman di gelaran Piala Dunia 2014. UNAIDS atau organisasi kolaborasi pencegahan HIV/AIDS juga mengadakan kampanye "Protect the Goal" dengan mendistribusikan 2 juta kondom di 12 kota tempat penyelenggaraan Piala Dunia. Data yang dikumpulkan DKT International menyebutkan bahwa Brasil rata-rata menggunakan 1 miliar kondom setahun. Jumlah tersebut dipastikan akan bertambah tahun ini, berkenaan dengan penyelenggaraan Piala Dunia. (Vnc/Mt)