MATATELINGA. Mina - Berbagai macam proses ibadah harus dilakuakan calon jamaah haji untuk medapatkan haji yang mabrur. Pada Selasa, 10 Dzulhijjah, Jamaah haji melakukan empat ritual utama haji yang juga dikenal sebagai Yaum Al-Nahr atau Hari Kurban.Mayor Jenderal Mohammed Al-Bassami, Komandan Pasukan Keamanan Khusus Haji dan Umrah, mengatakan bahwa rencana untuk mengirim jamaah haji untuk melakukan Tawaf Al-Ifadah berjalan sesuai dengan strategi yang disetujui untuk haji tahun ini.Sejak subuh hari Selasa, jemaah haji mulai berdatangan ke Mina setelah menunaikan Wuquf (berdiri) di Arafah, ritual terpenting haji, hari sebelumnya, dan bermalam di Muzdalifah dalam suasana penuh spiritualitas dengan kepatuhan total protokol pencegahan coronavirus .
Baca Juga:Tempat Paling Suci dalam Agama Islam, ini Sejarah Singkat Masjidil Haram Dari Masa Ke MasaSetelah mencapai Mina dari Muzdalifah mereka melakukan ritual rajam di Jamarat dan kemudian melanjutkan ke Makkah untuk melakukan Tawaf Al-Ifadah dan sai' pada saat sebagian besar umat Islam selain peziarah di seluruh dunia mulai merayakan festival Idul Adha. .Di Mina, peziarah melakukan ritual rajam di Jamarat Al-Aqba (pilar terbesar yang melambangkan setan). Mereka menggunakan tujuh kerikil yang disterilkan yang diberikan kepada mereka dalam tas yang dibungkus untuk ritual tersebut.[br]Mereka kemudian menyembelih hewan, dan dengan demikian keluar sebagian (tahallul pertama) dari keadaan ihram dengan mencukur atau memotong rambut untuk pria sementara wanita memangkas panjang ujung jari dari satu helai rambut. Mereka kemudian memakai pakaian biasa setelah melepas ihram.Peziarah kemudian melanjutkan ke Makkah untuk melakukan Tawaf Al-Ifadah dan sai’ (ritual lari antara Safa dan Marwah), dua rukun haji lainnya. Jemaah haji yang melakukan sai’ bersamaan dengan Tawaful Qudum (tawaf kedatangan) tidak perlu melakukannya lagi.Dengan pelaksanaan tawaf dan sai’, jamaah haji akan keluar sepenuhnya dari keadaan ihram. Di sisa dua atau tiga hari haji, yang dikenal sebagai Hari Ayyamu Tashreeq atau Tashreeq, satu-satunya ritual yang harus dilakukan adalah rajam di masing-masing dari tiga Jamarat (Jamarat Al-Sughra, Jamarat Al-Wusta dan Jamarat Al-Aqba) tujuh kali setelah bermalam di Mina.(Mtc/Okz)