MATATELINGA. Mina - Dilaksanakan di masa pandemi Covid-19, kesehatan jamaah haji menjadi prioritas Otortitas Arab Saudi. Dikarenakan disiplinnya perencanaan, organisasi, dan implementasi yang menyertai semua ritual haji. Otortitas Arab Saudi menyatakan optimistisnya semua jamaah haji tentang pencapaian musim haji yang bebas epidemi.Fasilitas kesehatan tersebut disiapkan dalam situasi darurat, preventif atau kuratif serta dilengkapi pada tingkat tertinggi untuk menangani berbagai kasus kesehatan ringan hingga berat dan kritis ucap Dr Al-Abdali selaku juru bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi menekankan bahwa rumah sakit dengan segala peralatan disiapkan.
Baja Juga:Saat Ibadah Hampir Selesai Jamaah Haji Lakukan Empat Ritual Utama iniSementara itu, Kolonel Al-Shalhoub selaku juru bicara keamanan di Kementerian Dalam Negeri menyatakan bahwa jamaah haji kembali ke Mina setelah tinggal di Arafah di siang hari dan di Muzdalifah pada malam hari. Mereka kemudian melakukan Tawaf Al-Ifadah sebelum ritual rajam di Jamarat Al-Aqaba dengan mudah dan lancar, menandai selesainya rencana keamanan haji tahap pertama dan kedua.Rencana tahap ketiga meliputi jamaah haji tinggal di Mina pada hari Selasa dan selama hari-hari Tasyrik di mana mereka pergi ke Jamarat untuk lempar jumrah.[br]Dia menekankan bahwa lembaga-lembaga yang berpartisipasi dalam haji terus menjalankan tugasnya untuk memberikan semua layanan kepada para jamaah selama mereka tinggal di Mina hingga keberangkatan mereka pada hari ketiga tasyrik dan untuk mengatur kinerja mereka dalam ritual rajam di Jamarat.Kolonel Al-Shalhoub juga mengungkapkan bahwa jumlah pelanggar peraturan dan instruksi haji mencapai 356 orang hingga hari ini.(Mtc/Okz)