MATATELINGA. Padatnya aktivitas sehari hari yang kita jalani terkadang membuat kita menjadi jenuh dan penat. Berbagai macam cara dilakukan untuk mengusir bosan. Tak hanya orang dewasa, rupanya anak-anak juga memilih game untuk mengusir bosan. Main game jadi salah satu cara untuk melepas penat usai beraktivitas."Mobile games saat ini sudah jadi konteks sosial life. Kita bisa lihat pas jam makan siang atau setelah kerja ini, mereka mabar dulu," kata Co Founder & Chief Business Officer EVOS Esport Hartman Harris dalam acara webinar bersama LinkAja.Sebelumnya dijelaskan Michael Wijaya dari komunitas gamers yang sama, berdasarkan demografinya, usia anak di bawah 18 tahun dan dewasa 19-29 tahun paling banyak mengakses games.
Baca Juga:Awas Keliru! Inilah Beberapa Mitos Tentang Madu yang Patut Anda Ketahui"Orangtua harus mengontrol kapan main games dan belajar. Main games juga mendatangkan sisi positif bagi anak," terangnya.Jadi tak heran jika selama pandemi ini jumlah gamers naik pesat di Indonesia. Mereka memilih main games daripada kegiatan lain karena mengasyikkan.Tak ada salahnya maim game saat penat. Karena berdasarkan fakta penelitian, main game bisa menjaga kesehatan mental loh.Tak dapat dipungkiri, data dari salah satu komunitas game terbesar di Indonesia menyebutkan, sebanyak 117 juta orang Indonesia hobi main mobile game. Bahkan penggemar mobile game ini datang dari kalangan gen z milenial dan anak muda. (Mtc)