Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Katanya Banyak Minum Alkoho Sebabkan Kanker? ini penjelasan Peneliti!

Katanya Banyak Minum Alkoho Sebabkan Kanker? ini penjelasan Peneliti!

Redaksi - Kamis, 03 Februari 2022 07:35 WIB
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA - Terhindar dari berbagai penyakit adalah impian bagi seluruh manusia. Namun kebiasaan buruk meminum minuman berakohol membuat orang lupa dengan kesehatannya. Perlu diketahui, penyakit kanker merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia, diperkirakan 10 juta kematian terjadi pada 2020. Dari kasus kematian itu, 70 persen terjadi di negara berkembang, termasuk Indonesia.

Studi genetik yang dilakukan dalam skala besar ini dipimpin oleh Oxford Population Health, bekerja sama dengan Peking University dan Chinese Academy of Medical Sciences, Beijing.

Studi dilakukan dengan mengamati sampel DNA dari lebih 150.000 orang dewasa, sebagian besar Wanita di Tiongkok.

Peneliti menemukan bahwa alkohol yang masuk ke dalam tubuh terurai menjadi asetaldehida yang mana zat tersebut merusak DNA tubuh. Ketika DNA sudah rusak, sel dapat mulai tumbuh di luar kendali dan ini meningkatkan risiko terbentuknya sel kanker.

Baca Juga:Kapolres Sergai Layat Kerumah Duka Serda Yudis Andika Damanik, Putera M Damanik Kaurmintu SAT Samapta Polres Sergai

"Pria yang rutin mengonsumsi alkohol memiliki risiko kanker kepala dan leher, serta kanker kerongkongan yang jauh lebih tinggi," papar studi tersebut.

Beda dengan peminum 'social' atau sesekali, data menunjukkan bahwa kerusakan DNA tidak teramat berarti. Artinya, risiko kanker tidak sebesar mereka yang minum dalam intensitas tinggi.

"Hanya 2% wanita yang minum alkohol secara teratur yang tidak memperlihatkan kerusakan DNA," ungkap studi itu. Artinya, sangat jarang ditemukan mereka yang minum alkohol secara teratur tetapi aman dari risiko kanker.

"Studi ini menjelaskan dengan jelas bahwa konsumsi alkohol secara langsung menyebabkan peningkatan risiko berbagai jenis kanker," kata peneliti utama dr Pek Kei Im dalam pernyataan resmi, dikutip dari Okezone, Kamis (03/02/2022).

Peneliti menyarankan kepada masyarakat agar mengurangi konsumsi alkohol untuk mencegah kanker. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) bahkan mencatat ada 3 juta kematian akibat alkohol pada 2016.

[br]

"Alkohol terbukti meningkatkan risiko kanker mulut dan tenggorokan, laring, kerongkongan, usus besar dan rektum, hati, dan kanker payudara," ungkap laporan CDC.

Alkohol yang dimaksud CDC dalam pernyataannya termasuk anggur merah, anggur putih, bir, atau minuman beralkohol lainnya. "Semua terkait dengan risiko kanker. Semakin sering Anda minum alkohol, semakin tinggi risiko kanker yang Anda dapatkan," tegas CDC.

Bicara soal kanker, maka Anda harus tahu bahwa ada beberapa penyebab yang dapat memicu sel kanker tumbuh di tubuh Anda. Salah satunya adalah konsumsi alkohol.

"Penyebab kanker bermacam-macam, mulai dari perokok aktif dan pasif hingga mengonsumsi alkohol berlebihan," papar Plt. Direktur P2PTM Kemenkes, Elvieda Sariwati, dalam acara Hari Kanker Sedunia secara virtual, Rabu (02/02/2022).

Konsumsi alkohol berlebih sebagai faktor risiko kanker terbukti benar berdasar hasil studi terbaru yang dipublikasi dalam International Journal of Cancer.

Editor
: Rizky

Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Lifestyle

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Lifestyle

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Lifestyle

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Lifestyle

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Lifestyle

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui