Matatelinga - Jakarta,Bagi pasangan Torsten dan Sarah Ernst, pernikahan impian mereka adalah di sebuah gua es di Alaska. Apa yang mendasari mereka memilih lokasi pernikahan yang beku? Alasannya, Torsten dan Sarah pertama kali bertemu saat keduanya berlibur ke Alaska, pada 2008 silam. Bagaimana pernikahan impian Anda? Apakah bertema fantasi layaknya putri Disney atau sederhana dan dikelilingi keluarga dan orang terdekat? "Kami bertemu di Juneau, Alaska, pada tahun 2008. Kami ingin mengenang pertemuan pertama kami dengan pernikahan yang unik," kata Sarah dilansir Daily Mail. Namun tentu saja sulit bagi keluarga dan teman dekat keduanya untuk mengikuti semangat berpetualang di gua es yang membeku. Untuk itulah, Torsten dan Sarah melakukan pernikahan privat, hanya ditemani seorang fotografer petualang yang berdomisili di Alaska, Chris Beck. Hasilnya, foto pernikahan yang fantastis bagaikan di negeri dongeng. Beck mengunggah foto pernikahan Torsten dan Sarah ke situs jejaring sosial Facebook dan langsung mendapat banyak respons positif dari mereka yang melihatnya. Bagaimana tidak, Torsten dan Sarah berpose di kedalaman gua nan beku yang bersuhu di bawah nol derajat celsius. Adapun gua tempat Torsten dan Sarah mengikat janji adalah gua es Mendenhall Glacier yang berlokasi 45 meter di bawah tanah dan dengan luas ruang eksplorasi sepanjang 12 mil.Mencapai gua es tersebut, pasangan Torsten dan Sarah harus mendaki selama tiga jam kemudian mengarungi sungai es dengan kayak dan kemudian memanjat tebing untuk mencapai mulut gua. "Total perjalanan yang kami lakukan untuk melakukan pernikahan ini adalah enam jam," kata Sarah.Tapi, semua terbayar dengan foto-foto yang begitu spektakuler dan menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk melakukan hal serupa. "Foto-foto pernikahan kami sangat fantastis. Kami diingatkan bahwa alam raya sangat luar biasa dan itu selalu memperkuat ikatan di antara kami berdua," ujar Sarah.Namun, akibat pemanasan global, kini pemerintah Alaska mewanti-wanti para petualang yang hendak menuju Mendenhall Glacier. Pasalnya terdapat risiko es yang runtuh karena iklim yang terus menghangat. Tercatat, luasan glasier di Alaska berkurang sebanyak 2 mil selama 50 tahun terakhir.(Vnc/Mt)