Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Bisa Kurangi Risiko Fatal Infeksi Saat Lahiran, ini Penjelasan Dokter

Bisa Kurangi Risiko Fatal Infeksi Saat Lahiran, ini Penjelasan Dokter

Redaksi - Kamis, 17 Februari 2022 08:20 WIB
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA - Guna mengurangi resiko terkena virus Covid-19, Vaksinasi Covid-19 merupakan hal yang penting dilakukan untuk mengurangi risiko fatal infeksi, termasuk bagi ibu hamil. Temuan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC) menjelaskan alasannya.

Namun sebelumnya, sudah ada penelitian yang memperlihatkan hubungan antara proteksi vaksin Covid-19 dari ibu hamil kepada bayi yang dikandung. Penelitian sebelumnya, disebutkan memperlihatkan hasil bahwa ibu hamil dapat menurunkan antibodi kepada bayi mereka. Tetapi studi baru CDC dengan Dr. Manish Patel sebagai penulis utama ini adalah yang pertama menunjukkan efek dunia nyata.

“Antibodi ini telah ditemukan dalam darah tali pusat, menunjukkan bahwa antibodi telah ditransfer dari orang yang hamil ke bayi yang sedang berkembang,” lanjut Dr. Dana Meaney-Delman.

Baca Juga:Kamu Sering Alami Asam Urat, Hindari Makanan Makanan Ini, Berikut Pernyataan Dokter

Sebagai catatan, studi ini belum memiliki data untuk menunjukkan apakah antibodi tersebut bisa memberikan perlindungan untuk bayi terhadap penyakit infeksi Covid-19. Studi ini juga tak mengeavaluasi efek vaksin merek Johnson & Johnson pada bayi baru lahir, serta suntikan booster yang diberikan selama kehamilan.

Dokter Manish Patel berharap, dalam waktu dekat CDC bisa mengumpulkan dan merilis data tentang vaksin booster Covid-19.

Perempuan yang menerima vaksin Covid-19 saat hamil bisa memberikan perlindungan kekebalan kepada bayi mereka yang baru lahir. Seperti dikutip dari Okezone, Kamis (17/02/2022).

“Peluang bayi umur 6 bulan atau di bawah 6 bulan sampai dirawat di rumah sakit karena infeksi Covid-19, 61 persen lebih rendah jika sang ibu telah disuntik vaksin Pfizer atau Moderna saat hamil, kata Dr. Dana Meaney-Delman dari CDC.

Kabar gembira ini merupakan hasil studi penelitian dari para peneliti yang mempelajari bayi baru lahir di 20 rumah sakit anak di 17 negara bagian, mulai dari periode mulai 1 Juli 2021 hingga 17 Januari 2022.

[br]

Hasil penelitian menunjukkan, 84 persen bayi yang dirawat di rumah sakit dengan terinfeksi Covid-19 lahir dari ibu yang tidak divaksinasi. Penelitian ini diketahui melibatkan 43 bayi positif Covid-19 yang dirawat di ICU, dan mendapati bahwa 88 persen di antaranya lahir dari ibu yang tidak divaksinasi sebelum melahirkan.

Merujuk pada hasil studi penelitian di atas, Dr. Dana Meaney mengingatkan betapa pentingnya mendapatkan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil.

“Intinya adalah bahwa vaksinasi Covid-19 pada ibu adalah cara yang sangat penting untuk membantu melindungi anak-anak ini. Ini sangat penting, mengingat vaksinasi pada kelompok usia ini masih sangat jauh,” imbuhnya.

Data yang sama juga mengindikasikan, bahwa bayi yang lahir dari ibu yang divaksin di usia kehamilan lebih tua di memiliki risiko rawat inap karena Covid-19 yang lebih kecil daripada bayi yang ibunya divaksin pada awal masa kehamilan.

Editor
: Rizky

Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Lifestyle

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Lifestyle

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Lifestyle

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Lifestyle

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Lifestyle

Pemprov Sumut Genjot Pembangunan Infrastruktur Terpadu Lewat Program INSTANSI