MATATELINGA, Jati Luhur : Indonesia akan menjadi tuan rumah kejuaraan dunia balap jetski yang bertajuk Aquabike World Championship Grand Prix Indonesia 2023. Event ini akan berlangsung pada 9-12 Februari 2023 di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Sanggar Teater Nasional ( Tena) Medan pimpinan Baharuddin Saputra mendapat kehormatan dari PT.Big Brother dipercaya untuk menampilkan Pergelaran tari Etnik Nusantara dari Aceh- Papua pada acara pbukaan dan penutupan event tersebut.
Direktur Utama PT Big Brother Indonesia, Ivan Karen Andrian mengatakan, gelaran kejuaraan dunia jetski ini akan menjadi yang pertama kalinya di Indonesia sejak didirikan pada tahun 1992.
"Kejuaraan ini akan menjadi yang pertama kalinya di Indonesia. Selain itu, kami juga sudah kontrak lima tahun dengan Union Internationale Motonautique (UIM) selaku yang membuat kejuaraan tersebut," ujar Ivan kepada wartawan di Istora, Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (5/12/2022).
Lebih lanjut ia mengatakan, kejuaraan ini nantinya akan diikuti oleh 25 tim balap jetski dengan kualifikasi dari 100 negara.
"Jadi sekitar 100 negara akan mengikuti kualifikasi untuk bisa ikut ke kejuaraan dunia ini. Nanti yang berhasil lolos hanya 25 tim saja," ucapnya.
Ivan membenarkan pihaknya telah meminta Sanggar TENA Medan untuk tampil di pentas Seni Budaya pada ajang bergengsi itu.
" Bapak Wali kota Medan Bobby Nasution melalui Kadis Kebudayaan Medan OK Zulfi telah mengeluarkan Rekomendasi kepada sanggar Teater tertua di Medan itu untuk tampil pada pentas Seni Budaya membawa nama baik Medan, Sumut dan Indonesia" Ujar Ivan yang langsung singgah di Sanggar,Tena Medan akhir Oktober yang lalu.
Terpisah Ketua Tena Medan Baharuddin Saputra membenarkan pihaknya mendapat kehormatan untuk tampil pada acara pentas seni budaya pembukaan dan penutupan, , bahkan pihak Big Brother meminta Tena Medan mengisi pentas seni setiap malamnya selama kegiatan berlangsung 9 - 12 Februari 2023.
" Insha Allah kami akan menampilkan hiburan yang terbaik membawa nama Medan, Sumut dan Indonesia. sejumlah Artis pendukung penari dan pemusik etnik profesional kota Medan sudah kita persiapkan untuk tampil berkolaborasi", ujar Bahar yang juga Ketua Dewan Kesenian Sunatera Utara ( DKSU).(mtc)