MATATELINGA, Medan : Kesan-nya nyaman. Adem, meski hiruk-pikuk kendaraan cukup padat di seputaran Jalan SM Raja-Brigjen Katamso.
Itulah alasan Bikers Dunia Max Owners (Dumors), memilih Taman Sri Deli sebagai tempat kopsan, Jumat (9/12/2022) malam.
Taman seluas 14.884 m2, dulu tempat santai Sultan Deli Amaludin Sani Perkasa Alamsyah bersama keluarga.
Sama seperti fungsinya dulu, Taman Sri Deli dibangun oleh arsitek berkebangsaan Italia dengan menerapkan perpaduan arsitektur Turki, India dan Mesir, sebagai taman kota yang dibuka untuk umum.
Taman Sri Deli dulunya bernama Derikanpark merupakan salah satu taman yang dibangun pada 1924 atas perintah Sultan Amaludin Sani Perkasa Alamsyah.
Kepala Pusis UNIMED, Dr Phil Ichwan Azhari seperti dikutip dari detik.com, dulu taman tersebut dibangun secara satu kesatuan dengan perumahan keluarga dan kerabat kesultanan Deli yang berada di bagian depannya.
Lokasinya sangat strategis, berdekatan dengan Mesjid Raya Medan dan Istana Maimun membuatnya sebagai salah satu destinasi wisata kota yang banyak dikunjungi wisatawan.
Dulunya, Taman Sri Deli juga disediakan beberapa wahana permainan anak seperti seluncuran dan lainnya meski saat ini kurang terawat.
Enaknya di Taman Sri Deli, pengunjungnya gak dikutip bayaran. Anak-anak bisa sepuasnya main disini. Yang dewasa, pun bisa sepuasnya selfie, karena lokasinya sangat bagus untuk selfie.
Adajuga kuliner rujak buah menjadi jajanan favorit di Taman Sri Deli yang disebut 'Rujak Kolam' yang merupakan salah satu dari beberapa street food yang terkenal sejak tahun 1950-an dengan rasa bumbu rujak gilingnya yang manis, pedas dan segar.
Saat ini ada sekitar 5 penjual rujak yang berjualan yang kami nikmati (Dumors-red) malam itu ketika membahas progmar kedepan bikers yang bisa dipadukan dengan program pemerintah.
Rujak kolam terdiri dari aneka buah-buahan segar seperti nanas, pepaya, jambu, mangga, belimbing, timun, bengkoang, memiliki nutrisi yang baik untuk tubuh.(mtc)