MATATELINGA, Jakarta: Pikiran anak Anda dapat rileks dengan berpartisipasi dalam aktivitas santai seperti menggambar, menari, atau beberapa permainan santai.Ini mengurangi ketegangan yang mungkin mereka alami yang membuat mereka bertindak agresif.Sebagai orang tua, kita selalu ingin anak-anak kita berperilaku baik dan sopan sehingga kita memiliki kesempatan untuk menjadi kebanggaan mereka.Namun, aspek khas pertumbuhan anak dapat mencakup perilaku agresif.Agresi pada anak-anak dapat menjadi gejala dari banyak masalah mendasar yang berbeda.[br]
BACA JUGA:Putus dengan Putra Sulung Maia, Alyssa Daguise Makin MempesonaKenali anak Anda lebih baikCobalah untuk memahami skenario dari sudut pandang anak Anda. Tanyakan kepada mereka mengapa mereka merasa seperti itu.Pertimbangkan bagaimana rasanya anak Anda bertindak seperti ini dengan menempatkan diri Anda pada posisi mereka.Mengenal anak Anda lebih baik akan membantu Anda mengatasi agresivitas mereka.Temukan apa yang jadi pemicuOrang tua harus mencari tahu penyebab kemarahan anaknya.[br]Bagaimana mereka merespons ketika mereka kesal, dan amukan apa yang mereka lontarkan?Kadang-kadang anak mungkin frustrasi daripada marah. Memberi nama pada emosi akan membantu anak mengelolanya dengan lebih efektif.Ajak ngobrolSetelah anak Anda tenang, bicarakan masalahnya dengan mereka.Ada baiknya melakukan percakapan singkat dengan anak Anda.Tanyakan kepada anak Anda mengapa mereka melakukan itu. Jelaskan kepada mereka kesalahan mereka tanpa marah.