Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Kebangkitan Nasional, Sutarto Dorong Sumut Miliki Persa Pertanian Organik

Kebangkitan Nasional, Sutarto Dorong Sumut Miliki Persa Pertanian Organik

- Senin, 20 Mei 2024 15:26 WIB
Matatelinga.com
Ketua DPRD Sumut, tatkala menerima Koalisi Masyarakat Pertanian Organik Sumut, (KOMPOS), di ruang kerjanya.
MATATELINGA, Medan : Momentum 'Kebangkitan Nasional', yang yang diperingati setiap 20 Mei, hendaknya menjadi tonggak awal, untuk membangkitkan petani yang merupakan 'tulang punggung', kemakmuran suatu bangsa.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Sumut, tatkala menerima Koalisi Masyarakat Pertanian Organik Sumut, (KOMPOS), di ruang kerjanya.Menurut Sutarto, Sumut sudah saatnya memiliki perda yang mengatur sistem pertanian organik yang holistik, mengingat Sumut memiliki sentra pertanian padi, hortikultura, tanaman perkebunan dan lainnya.

[br]"Petani kita juga harus ditingkatkan daya saingnya, sehingga produk- produk yang dihasilkan mampu menembus pasar modern bahkan ekspor," katanya, (20/5/2024).Sutarto mengatakan, momentum kebangkitan nasionalnya harus tidak hanya diperingati secara seremonial saja, melainkan langkah kongkrit, satu diantaranya membangkitkan gairah para petani."Kita juga harus memikirkan bagaimana kelestarian lingkungan, pendekatan ekologi. Karena bagaimanapun, seperti kata Bung Karno, kita harus memiliki pandangan yang memikul natuur (alam) karena kita terpikul oleh natuur," tambahnya.

[br]

Perda ini nantinya, lanjut Sutarto menjamin dan melindungi para petani maupun masyarakat yang menggunakan produk hasil pertanian organik."Soal budidaya, peningkatan kemampuan dan kapasitas petani, jaminan produk hingga kepada pengawasan," imbuhnya.Sutarto berharap nantinya KOMPOS yang terdiri dari perkumpulan serikat petani, maupun masyarakat petani menjadi motor terbitnya perda ini.Sementara itu, perwakilan KOMPOS, Ridwan Effendi mengatakan, beberapa daerah sudah menerbitkan Perda Sistem Pertanian Organik seperti Bali, Lampung, Sulsel dan lainnya."Kita juga telah melakkan studi terkait perda tersebut di Bali. Seperti Desa Jatiluwih di Bali sudah ditetapkan UNESCO sebagau desa organik dengan sistem pengairan Subak," ungkapnya.Ridwan mengatakan, pihaknya telah melakukan penelitian awal dengan membuat rancangan naskah akademik, terkait perda sistem pertanian organik."Kita berharap dengan dukungan Ketua DPRD Sumut, semakin mempercepat Sumut memiliki perda sistem pertanian organik. KOMPOS juga intens membahas ini denvan Dinas Pertanian Sumut," imbuhnya.Senada dengan Ridwan, Anggota KOMPOS lainnya, Erika Rosmawati mengungkapkan, sejauh ini pihaknya menemukan banyaknya keluhan para petani organik di lapangan."Seperti proses sertifikasi yang diselenggarakan pihak ketiga, juga kemampuan petani untuk melakukan penetrasi produknya di pasar," pungkasnya.(irwansyah)Teks foto : Ketua DPRD Sumut ,Sutarto bersama anggota KOMPOS ( Koalisi Masyarakat Petani Organik Sumut)

Editor
: Putra

Tag:

Berita Terkait

Lifestyle

Kapolres Labuhanbatu Apresiasi Lagu Siti Mawarmu, Wahyu : Memicu Kami Untuk Lebih Baik

Lifestyle

Silaturahmi Ride Sutarto Gelar Gowes Bareng RBICC Medan

Lifestyle

Dewan Pers Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta

Lifestyle

Sutarto Tegaskan Bahwa Tantangan Terbesar Di Sumatera Utara Saat Ini Adalah Pemberantasan Narkoba

Lifestyle

Era Disrupsi Teknologi Sutarto Minta Mahasiswa Berkontribusi Pembangunan Daerah

Lifestyle

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut