MATATELINGA,Tanjung Balai: Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-116, Polres Tanjung Balai menggelar pagelaran wayang kulit di halaman Mapolres setempat, Selasa (21/5) malam. Acara ini menghadirkan Ki Dalang Suwandi Darma Carito yang membawakan kisah "Kresno Duto".Kapolres Tanjung Balai, AKBP Yon Edi Winara, mengatakan bahwa pagelaran wayang kulit ini bertujuan untuk melestarikan budaya dan menumbuhkan semangat nasionalisme. Ia meyakini bahwa pelestarian budaya dapat menjadi salah satu cara untuk memupuk jiwa nasionalisme.[br]"Kebangkitan Nasional merupakan titik awal Bangsa Indonesia untuk bangkit dan memiliki jiwa nasionalisme, rasa persatuan dan kesatuan yang tinggi. Melestarikan budaya juga bisa memupuk semangat nasionalisme," ujar Yon Edi Winara.Yon Edi Winara menambahkan bahwa kisah Kresno Duto dalam pewayangan memiliki pesan moral yang penting untuk pemimpin. Sosok Kresno Duto digambarkan sebagai duta Pandawa yang ditugaskan untuk menagih Negara Astinapura yang dirampas oleh Kurawa. Kresno Duto bukan hanya duta bagi Pandawa, namun juga perwakilan bagi rakyat Astinapura.[br]"Pesan tersirat dalam kisah Kresno Duto bahwa setiap orang yang telah mengabdikan dirinya kepada negara (jadi pemimpin), hendaknya menjunjung tinggi nilai-nilai luhur kesetiaan dan tidak khianat. Jiwa dan raga seorang pemimpin hendaknya diberikan untuk kepentingan negeri dan masyarakat," jelas Ki Dalang Suwandi Darma Carito.Yon Edi Winara berharap pagelaran wayang kulit ini dapat memberikan hiburan dan edukasi bagi masyarakat, khususnya tentang pentingnya nilai-nilai nasionalisme dan kepemimpinan yang baik.Pagelaran wayang kulit ini dihadiri oleh masyarakat umum, acara berlangsung meriah dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. (Riki)