MATATELINGA, Medan :Rizki Amalia, warga Kecamatan Medan Marelan, sejak pukul 09.00 WIB telah tiba aula kantor camat. Bersama buah hatinya, Kiara Anjani (19 bulan) dia menunggu pangilan petugas kesehatan yang akan memeriksa buah hati dalam acara Verifikasi dan Validasi Data Audit Kasus Stunting Kota Medan, Jumat (14/6) di aula kantor camat itu.
BACAJUGA
https://www.matatelinga.com/Berita-Sumut/penangkapan-pengedar-ganja-di-perladangan-jeruk--polres-simalungun-berhasil-amankan-6-5-ons-ganja
Ibu muda itu tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Dia ingin mengetahui perkembangan kesehatan anaknya. Rizki mengungkapkan, sejak lahir Kiara memiliki berat dan tinggi badan memprihatinkan.
”Waktu umur empat bulan, berat tubuhnya 2,7 kilo,” ungkapnya
Rizki bersyukur, pihak puskesmas di Kecamatan Medan Marelan terus memantau perkembangan Kiara. Tiap bulan, akunya, Kiara diberi makanan tambahan, asupan gizi, dan susu.
“Sejak umur tahun 1 tahun kondisinya perlahan membaik, dan kini usianya sudah 1 tahun 7 bulan dengan berat 7 kilo. Tapi itu masih buruk, masih di garis merah stunting. Karena itu saya harus ikut kegiatan-kegiatan seperti ini,” ungkap Rizki sambil mengelus kepala anak keduanya itu.