MATATELINGA, Sibolga : Tahapan Pilkada 2024 masih bergulir. Beberapa bulan ke depan dinamika sosio-politik akan meningkat. Hal itu bakal terlihat dan terbaca saat peliputan pers.BBACAJUGA
https://www.matatelinga.com/Lifestyle/jelang-hut-ri-ke---79--grib-jaya-tebingtinggi-bagi-ratusan-bendera-merah-putihIkatan Wartawan Online (IWO) menilai, menjelang tahapan pendaftaran serta masa kampanye, wartawan Online akan dihadapkan sejumlah masalah.Banyak masalah yang bakal dihadapi wartawan Online seperti politik uang, dukungan pasangan calon hingga masa kampanye. Tentu, wartawan itu memiliki karakter dan adab.Ketua PD IWO Sibolga-Tapteng, Benny Setiawan menyebut wartawan Online harus berkarakter baik dan beradab saat melakukan peliputan, wawancara, hingga menulis narasi berita.[br]Diusia IWO yang genap 12 tahun, Benny berharap sikap wartawan online harus profesional dan independen, terutama selama tahapan Pilkada 2024."Wartawan akan ramai masalah seperti politik uang, partai pendukung, data pemilih, kampanye dini," sebut Benny, usai makan bersama anak yatim di Panti Asuhan Namira, Jumat (9/8/2024)."Pers punya peran penting menyebarkan informasi soal proses dan ketentuan Pilkada, kinerja peserta pemilu, serta hak dan kewajiban pemilih," lanjutnya.Tidak hanya itu, wartawan harus berani kritis dan netral dalam penyajian berita. Ikut aktif pencerahan politik, demokrasi, selain sosial kontrol sebagai fungsi lain."Pilkada tidak bisa diperbaiki, jika publik tidak mendapatkan informasi benar dan berimbang soal sistem pemilihan serta kualitas calon," kata Benny.Benny juga mengingatkan wartawan online agar tidak menjadi alat politik dari pihak tertentu. Memilah informasi lewat orientasi membangun proses Pilkada prinsipnya jurnalisme damai."Berlaku bagi wartawan secara individu atau kelompok, jangan jadi tim sukses dari calon peserta pemilu. Masyarakat juga aktif memantau kinerja pers selama peliputan," ujarnya. (Muafdan)